2016, Pelaksanaan UN Tidak Serentak


Jumat, 23 Januari 2015 - 19:55:52 WIB
2016, Pelaksanaan UN Tidak Serentak

“Jadi bisa saja di awal semester, pertengahan, hingga akhir, semuanya tergantung sekolahnya,” ujar Anies dalam konferensi pers pelaksanaan UN, Jumat (23/1) di Jakarta.

Baca Juga : PKS Kota Batam Targetkan Perolehan Kursi Dua Kali Lipat di Pemilu 2024

Menurut Anies, hal itu akan mempermudah pelaksa­naan UN. Sebab, saat dilak­sanakan serentak seluruh In­donesia, UN membutuhkan logistik yang besar.

“Bayangkan ada sekitar 780.000 sekolah di Indonesia dengan berbagai jenjang dan harus melaksanakan UN seca­ra serempak, tentu logistiknya menantang. Namun, bila waktu pelaksanaan UN melalui oto­nomi sekolah, tentu akan jadi lebih mudah,” kata mantan Rektor Universitas Para­madina ini.

Baca Juga : Daftarkan Logo Partai atas Nama SBY, Ketua DPC PD Dharmasraya: Cegah Penyalahgunaan oleh Pihak Lain

UN, lanjut Anies, juga dapat dilaksanakan berkali-kali. Karena nantinya, siswa dapat menempuh UN dalam beberapa kali dengan tujuan untuk memperbaiki penca­paian terhadap standar. UN pun bukan lagi indikator kelu­lusan dari seorang siswa.

Anies menegaskan, kelulu­san siswa sepenuhnya diten­tukan oleh sekolah. UN nan­tinya akan digunakan sebagai alat ukur pemetaan kemam­puan siswa. Artinya, UN dapat digunakan untuk melihat kua­litas dari mutu program dan satuan pendidikan.

Baca Juga : DPC Partai Demokrat Dharmasraya Sampaikan Surat Pengaduan dan Perlindungan Hukum ke Polres Setempat

Karena itu, hasil dari UN bukan hanya berupa nilai, tetapi juga kategorisasi (levelling) dan deskripsi dari nilai, serta diagnostik untuk perbaikan. (h/kcm)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]