Jadi Pencuri, Polisi Bekuk Pasutri


Jumat, 23 Januari 2015 - 20:06:28 WIB
Jadi Pencuri, Polisi Bekuk Pasutri

Tidak tanggung-tanggung, pencuri yang cukup lihai ini telah beraksi di berbagai da­erah di Sumbar, seperti Kota Padang, Kota Bukittinggi, bahkan sampai ke Provinsi Riau dan Palembang. “Kami sudah beraksi sejak akhir tahun 2013, di Padang, Bukittinggi, hingga ke Riau dan palem­bang,” ungkap kedua pelaku yang tinggal di Rusunawa Purus ini kepada petugas.

Baca Juga : Lakukan Mutasi Besar-besaran, Hendri Septa: Penyegaran Birokrasi

Kepada Haluan, Jumat (23/1), Kepala Polisi Sek­tor (Kapolsek) Pa­dang Timur, Kompol Jon Hendri mengatakan, penang­kapan bermula dari laporan warga yang sering melihat mereka beraksi. “Mereka ini telah jadi buron kami beberapa waktu terakhir. Dan laporan warga telah banyak pula kami terima terkait aksi mereka,” ujar Jhon Hendri di Mapolsek Padang Timur.

Tidak hanya jadi buronan Polsek Padang Timur, kata Jon Hendri, tapi buronan Pol­resta Padang dan Polsek-Pol­sek yang ada di Kota Pa­dang. Karena aksinya pa­ling sering dilakukan di­ber­bagai daerah di Kota Padang.

Baca Juga : Hendri Septa Kembali Lantik 194 Pejabat Eselon III dan IV

Menurut Jhon Hendri, ketika ditangkap kemarin, mereka beraksi dengan menggunakan sebuah mobil Avanza yang sengaja dirental untuk mencuri dengan rentang waktu yang cukup lama. “Untuk melancarakan aksinya, mereka merental sebuah mobil selama sebulan atau bahkan lebih,” jelasnya.

Modusnya, mereka meman­faat­kan kelalaian dan kelengahan para korban. Misalnya, tersangka yang perempuan (Lingga Tresia), ber­pura-pura belanja di sebuah mini­market, atau berpura-pura mau menyewa pelaminan. Kalau ada kunci motor yang diletakkan semba­rangan oleh korban, maka ia akan mengambilnya. Setelah itu, ia menye­rah­kan kunci tersebut kepada suaminya.

Baca Juga : Walikota Padang Hendri Septa Terima 500 Paket Sembako bagi Petugas DLH dari BNI Wilayah 02 Sumbar Riau Kepri

“Ia memanfaatkan kelengahan dan kelalaian korban. Dengan ber­pu­ra-pura membeli atau menyewa, ba­rang-barang korban yang tengah le­ngah akan diambilnya,” terang Jon Hendri.

Saat ini, petugas Polsek Padang Timur terus memburu motor dan barang-barang hasil curian yang telah dijualnya . Sedangkan penadah utama dalam kasus pencurian ini telah ditangkap, yakni Mak Anis (65) di kediamannya yang terletak di Sungai Sapiah, Padang.

Baca Juga : Bangun Industri CPO dan Turunannya di Kota Padang, Hendri Septa Tinjau PT Padang Raya Cakrawala

“Barang buktinya cukup banyak dan telah dijual kembali oleh pena­dah (Mak Anis). Kita baru dapatkan tiga unit sepeda motor dan beberapa barang elektronik,” papar Jon Hendri.

Keduanya terus mendapatkan pemeriksaan secara intensif dari petugas. Sang istri yang ditangkap tengah berulang tahun hari itu (22/1), tertunduk lesu dan menyesali perbuatannya. Tapi sayang, penye­salan tidak akan menghapuskan atau mengurangi hukuman yang akan diterima akibat pebuatannya terse­but. “Keduanya dijerat dengan pasal 363 jo 362 tentang pencurian dengan hukuman diatas lima tahun penjara,” pungkas Jon Hendri. (h/mg-fds)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]