Fly Over Bukittinggi Mulai Makan Korban


Ahad, 25 Januari 2015 - 18:54:56 WIB
Fly Over Bukittinggi Mulai Makan Korban

“Korban tidak menggunakan helm, sehingga saat jatuh, bagian kepala tidak terlindungi dan ini juga menjadi himbauan bagi pengendara sepeda motor lain, karena helm sangat penting digunakan saat berken­dara,” ujar Nofrizal Can.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 169, Sembuh 162, dan Meninggal Dunia 4 Orang

Dari pantauan di lapangan, para pengendara yang melintasi fly over ini lebih banyak melaju kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Padahal rambu-rambu batas kecepatan maksimum 40 kilometer per jam banyak terpajang di sepanjang fly over.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Suyono menjelaskan, waktu kejadian korban sedang melintasi jalur fly over dari arah Simpang Taluak menuju arah Bypass Istana Mie, dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BA 2966 LW. Sesampainya di lokasi kejadian, korban kehilangan kendali dan terjatuh. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian, karena mengalami luka parah pada bagian kepala. Korban juga diketahui tidak menggunakan helm disaat itu.

Baca Juga : Safari Ramadan, Gubernur: Yang Menguatkan Iman dan Adab adalah Alquran

Rekan korban bernama Diki (18) juga menjelaskan, saat kejadian ia mengiringi korban dengan meng­gunakan sepeda motor yang berbeda.

Ia menjelaskan, saat kejadian ia bersama korban berjalan beriringan sejak dari daerah Belakang Balok menuju rumah di Pulai Anak Air dengan melintasi fly over. Namun naas bagi korban saat beriringan dengan truk, korban terpental dan jatuh, kemudian tidak sadar dengan luka yang sangat parah di bagian  kepala.

Baca Juga : Bantu Korban Bencana di Sulbar, Pemprov Sumbar Kembali Gelontorkan Dana Rp241 Juta

Tidak tinggal diam, Diki lalu mengejar truk yang membawa angkutan semen ini dan menyuruhnya berhenti ke pinggir jalan, dia meminta sopir untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Keterangan sopir Apar (36) yang membawa truk dengan nomor polisi BM 9890 FT saat ditemui di ruangan Laka Lantas Polres Bukittinggi, dirinya tidak mengira ada sepeda motor yang mengiringi dari sebelah kanan, dan diakui tidak ada terjadi gesekan antara truk yang dikendarai dengan  sepeda  motor milik korban.

Baca Juga : Gubernur Minta Sumbar Jangan Lagi Masuk Zona Merah Covid-19

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan polisi, juga tidak ditemukan adanya goresan pada bagian samping truk. Polisi menyim­pulkan, korban jatuh sendiri ketika tidak mampu mengendalikan kecepatannya dalam membawa sepeda motor. (h/wan)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]