Salah Satu Sandera Jepang


Ahad, 25 Januari 2015 - 19:04:46 WIB
Salah Satu Sandera Jepang

Video ini muncul empat hari setelah pemerintah Jepang dituntut untuk membayar $ 200 juta dalam waktu 72 jam agar para sandera dibebaskan. Setelah batas waktu terlewati, ternyata ISIS benar-benar mewujudkan ancamannya.

Baca Juga : Bika Bakar, Makanan Tradisional di Padang yang Bertahan hingga Kini

Dalam video tersebut, seorang pria yang meng­klaim sebagai Goto bersuara dan menyalahkan PM Jepang Sinzo Abe atas kematian Yukawa. Suara itu juga menyampaikan permintaan baru dari ISIS yaitu membebaskan Sajida Rishawi, seorang wanita yang disebut sedang ditawan oleh otoritas Yordania.

“Mereka tidak lagi menginginkan uang, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang pendanaan teroris. Mereka hanya menuntut pembebasan kakak mereka yang dipenjara, Sajida Rishawi,” kata suara berbahasa Inggris itu.

Baca Juga : Akhir Pekan Belanja Yuk! Mumpung Harga Kebutuhan Pokok di Padang Turun

“Ini sederhana. Anda memberi mereka Sajida, dan aku akan dibebaskan. Sekali lagi, saya ingin mene­kankan betapa mudahnya untuk menyelamatkan hidup saya. Anda membawa mereka kakak mereka dari rezim Yordania, dan saya akan bebas segera. Saya untuk dia (Rishawi),” lanjut suara itu.

Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa pemerintahnya telah mengetahui video terbaru dari ISIS itu. Suga mengatakan bahwa video itu memang memperlihatkan Goto memegang gambar Yukawa yang dibunuh. PM Abe pun menyebut hal itu sangat keterlaluan.

Baca Juga : Harga Emas Antam Dibanderol Rp917.000 per Gram

“Itu keterlaluan, kekerasan yang tidak dapat dimaafkan,” ucap Abe, sambil menambahkan bahwa ia menuntut Goto segera dibebaskan.(h/dtc)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]