Badan Pesawat Gagal Diangkat


Ahad, 25 Januari 2015 - 19:05:38 WIB
Badan Pesawat Gagal Diangkat

Sabtu (24/1) kemarin, tali sling yang mengikat rangka badan pesawat juga terputus dan mengakibatkan badan pesawat jatuh kembali ke dasar laut. Diperkirakan sejumlah jenazah korban yang berada di dalamnya turut tercecer saat kejadian itu.

Baca Juga : AHY Cs Absen di Sidang Mediasi Pertama, Kubu Moeldoko: Lecehkan Pengadilan

Manahan menjelaskan, se­jak pukul 06.00 WIB pagi tadi, tim penyelam TNI AL sudah berupaya untuk memasang, mengikat tali sling dengan baik dan rapi ke rangka badan pesa­wat dan lifting bag sebagai alat pengangkatnya.

Tim penyelam pun sudah enam kali memeriksa kondisi dan kerapian pengikatan tali baja tersebut.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Namun, tali tersebut terpu­tus beberapa saat setelah dila­kukan pengangkatan ba­dan pesawat dengan pengisian gas ke empat lifting bag.

Untung saja, kali ini badan pesawat tidak langsung terjatuh ke dasar laut. Sebab, ada tali trost dari kapal SKK Migas, kapal Crest Onyx yang terhu­bung dan mengikat badan pesawat tersebut.

“Karena badan pesawat ini sudah dihubungkan dengan tali trost Crest Onyx, maka talinya kami ulur dan badan pesawat turun lagi ke dasar laut,” je­lasnya.

Di bawah komando Pang­lima Armabar selaku Dan­satgas dan Panglima Komando Operasi TNI AU, operasi pe­ngang­katan dihentikan se­mentara. Kini, mereka tengah berembuk untuk memikirkan solusi terbaik cara pengang­katan badan pesawat tersebut.

Penghentian sementara tersebut juga dikarenakan derasnya arus bawah laut dan tingginya gelombang.

“Sekarang sedang dieva­luasi. Pasti Panglima Armabar akan mengambil keputusan yang terbaik. Harapannya kami target badan pesawat bisa terangkat hari ini. Kalau itu sukses bisa dilanjutkan operasi berikutnya,” tuturnya.

70 Jenazah Ditemukan

Hingga hari ke-29 masa pencarian, tim SAR gabungan telah menemukan 70 jenazah korban jatuhnya pesawat Air­Asia QZ8501. Temuan terkini, satu jenazah perempuan dari sekitar badan utama (main body) pesawat dasar Laut Jawa.

“Satu jenazah yang tadi pagi diangkut ke kapal KN Pacitan dan telah dievakuasi ke Pangkalan Bun,” kata Di­rek­tur Operasional Basarnas, Marsekal Pertama SB Su­priya­di di Posko Utama Pencarian AirAsia QZ8501, Lanud Is­kan­dar, Pangkalan Bun, Ming­gu (25/1).

Jenazah tersebut disimpan sementara di cold storage RS Sultan Iskandar, Pangkalan Bun. Dengan temuan tersebut, sudah ada 70 jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 yang berhasil ditemukan.

Dari temuan itu, sebanyak 69 jenazah telah diterbangkan dengan pesawat dari Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kal­teng ke Lanud Juanda, Sura­baya, Jawa Timur, untuk ke­perluan proses identifikasi.

Dengan demikian, maka masih ada 92 penumpang dan awak pesawat AirAsia QZ­8501 yang belum diketahui keberadaan dan nasibnya.

Basarnas memperkirakan sebagian besar korban masih berada di dalam badan pe­sawat nahas tersebut. (h/trn)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]