Satu Korban Banjir Pessel Ditemukan Tewas


Ahad, 25 Januari 2015 - 19:10:43 WIB
Satu Korban Banjir Pessel Ditemukan Tewas

Bupati Pessel H Nasrul Abit mengharapkan kepada tim ga­bungan yang terdiri Basarnas, Kodim 0311 Pessel dan Polres Pessel untuk tetap fokos mela­kukan pencarian agar kor­ban yang hilang bisa dite­mukan, seperti halnya jasad Ridwan ditemukan dalam kondisi masih utuh.

Baca Juga : Pakai BPJS Kesehatan, Antisipasi Apabila Sakit

Mengingat kondisi air sungai Batang Salido sudah surut, ke­mungkinan saja korban masih ber­ada dalam sungai. Artinya belum sampai ke laut, namun upaya pencaharaian tetap dimak­si­mal­kan tidak saja dilakukan di su­ngai, namun juga di laut dekat pulau-pulau yang dekat dari Painan.

Kepala BPBD Pessel H Pri­nurdin juga telah mengarahkan puluhan personelnya  untuk mem­­bantu mencari korban yang belum jelas nasibnya itu.

Baca Juga : Mubaligh: Perbanyak Taubat Selagi di Bulan Ramadhan

Dua Nagari Terisolasi

Peristiwa banjir bandang yang melanda lima kenagarian di Keca­matan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan itu, setidaknya sekitar 915 Kepala Keluarga ( KK) atau 3.500 jiwa terisolasi dari 2 nagari yaitu, Nagari Salido Sari Bulan dan Nagari Koto Rawang, akibat badan ja­lan kabu­paten sepanjang 30 meter terban masuk ke da­lam sungai batang Salido.

Baca Juga : Berbuka Puasa Sembari Menikmati Nuansa Tepi Bukit dengan Pemandian Air Panas Alami di Solsel

Walinagari Salido Saribulan Yulidesmi mengatakan, putusnya sarana perhubungan lalu lintas itu membuat ekonomi masyarakat menjadi lumpuh.

Kepala BPBD Pessel H Pri­nurdin mengatakan, musibah banjir telah merendam sebanyak 565 rumah warga di 5 kanagarian yaitu, Nagari Bungo Pasang I, Nagari Bungo Pasang II, Nagari Tambang, Nagari Salido Saribulan dan Nagari Koto Rawang, seba­gian rumah masyarakat menga­lami rusak.

Baca Juga : Terapkan Prokes Ketat, Pesantren Ramadan Kembali Digelar Pemko Padang Panjang

Para korban yang diungsikan ke rumah masyarakat pada saat terjadi banjir, kini sudah kembali ke tempat kediamannya serta mela­kukan pem­bersihan terhadap sisa lumpur yang masuk ke dalam ruang rumah mereka, kemudian menye­lamatkan dokumen berharga seperti ijazah, piagam, akte kelahi­ran dan lainnya.

Dalam peristiwa tersebut keru­gian yang diderita oleh masyarakat cukup besar, akibat banyaknya bangunan dan sawah yang sedang ditanami padi rusak.

Wakil Bupati Pessel, H Editi­warman minta kepada BPBD Pessel untuk segera menangani akses per­hu­bungan yang terputus dengan membangun kembali bagian badan jalan yang rusak melalui dana benca­na alam, terutama pembuatan parit miring batu beronjong penahan bibir sungai. Hal tersebut agar ekonomi masyarakat tidak terganggu dan lalu lintas bisa pulih kembali.

Masyarakat yang terisolasi, kini terpaksa jalan kaki melewati sisa badan jalan yang terban sekitar 1 meter, kemudian bila menggunakan kendaraan roda dua, maka kepada penguna jalan diharapkan tetap waspada agar tidak terjebak masuk ke dalam sungai setinggi 7 meter dari bibir jalan kabupaten tersebut.

Bantuan

Pemkab Pessel sudah mem­berikan bantuan sebanyak 2.000 paket yang berisikan beras, mie instan dan air meneral kepada korban banjir. Bantuan tersebut diserahkan Bupati H Nasrul Abit dan wakil Bupati H Editiwarman didampingi Kodim 0311 Pessel Kolonel inf Joko Maryanto, Minggu (25/1).

Bupati Pessel H Nasrul Abit  mengakui, sekitar 600 rumah warga di Salido Ketek, Koto Rawang, Salido Saribulan, Bungo Pasang dan Tambang terkena dampak musibah banjir yang membutuhkan bantuan, maka Pemda Pessel telah menyiap­kan paket sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat di daerah bencana alam.

Menurut Bupati, kerusakan ins­fra­struktur seperti jembatan dan jalan serta  sarana pendidikan, merupakan prioritas pembangunan jangka pendek.  (h/mjn)


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]