Pesta Ganja, 7 Warga Ditangkap


Ahad, 25 Januari 2015 - 19:16:34 WIB
Pesta Ganja, 7 Warga Ditangkap

Dari ketujuh tersangka ter­sebut, satu di antaranya Khairul (25), kedapatan me­mi­liki ganja kering sebanyak empat kg ma­sing-masing satu kg sudah di­paketkan menjadi 30 paket dengan harga Rp10.000 dan delapan paket dengan harga Rp20.000. Se­dang­kan tiga kg lagi, masih dalam keadaan utuh.

Baca Juga : Ada Pos Pelayanan Prokes di Pasar Raya Padang

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp584.000 dan satu unit telepon genggam yang digunakan untuk bertransaksi. Sedangkan pemilik rumah kos yang juga diduga meru­pakan pengedar dan penyedia tem­pat untuk berpesta ganja berhasil melarikan diri.

Kini ketujuh tersangka adalah Khairul (25), CN (19),  RP (21), DM (18), RR (21), YH, (17) dan BS (25) tengah diperiksa oleh penyidik untuk membongkar jari­ngannya, sementara barang bukti telah diamankan di Polsek Padang Barat. Sedangkan, satu pelaku lagi masih diburu petugas.

Baca Juga : Jadwal Pendaftaran CPNS 2021 di Padang Belum Jelas

Informasi yang dihimpun Ha­luan menyebutkan, penggerebekan ini bermula dari laporan warga yang resah dengan aktivitas di kos terse­but. Menurut warga, hampir setiap malam rumah itu ramai dikunjungi oleh muda-mudi, bahkan mereka datang pada malam hari, atau men­jelang subuh sekitar pukul 03.00 WIB dinihari.

“Merasa terganggu dan ling­kungannya tempat tinggalnya telah dirusak beberapa orang muda-mudi yang berpesta narkoba, warga pun melaporkan kepada kami,” kata Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kapolsek Padang Barat Kompol Sumintak, saat dihubungi Haluan, Minggu (25/1) melalui telepon genggamnya.

Baca Juga : Dilepas Rektor UIN IB Padang, Jenazah Masnal Zajuli Dimakamkan di Tanah Datar

Mendapat laporan itu, petugas langsung menggerebek rumah terse­but dan didapati ada tujuh pria yang diduga sebelumnya telah pesta narkoba.

Menurut Sumintak, di antara mereka ada pasangan suami istri dan sang istri tengah hamil enam bulan. Tiga di antaranya merupakan remaja yang masih berumur belasan tahun.

Baca Juga : Hendri Septa Serahkan Paket Sembako untuk Warga Sekitar TPA Air Dingin

Setelah diperiksa di Mapolsek Padang Barat, semuanya positif menggunakan (pemakai) narkoba. Tapi, karena di TKP polisi tidak bisa menemukan barang bukti yang kuat, enam orang (selain Khairul) akhir­nya dikembalikan kepada orang­tuanya.

“Kemungkinan barang bukti telah dihilangkan si pemilik rumah berinisial AT, sehingga keenamnya hanya buat surat perjanjian dan setelah itu diserahkan padang orang tuanya,” pungkas Sumintak.

Barang bukti sekitar empat kg ganja yang berhasil disita itu pun, terang Sumintak, didapatkan petu­gas setelah dilakukan pengem­ba­ngan dan berdasarkan informasi dari informan di lapangan, Khairul menyimpan ganja di belakang rumahnya.

“Setelah kami geledah rumah­nya, ditemukan ganja tidak jauh dari belakang rumah tersebut. Khairul juga mengaku ganja tersebut adalah milik­nya. Barang haram tersebut dikirim dari Lubuk Alung, Kabu­paten Padang Pariaman,” jelas Sumintak.

Saat ini, Khairul yang dipenjara pada tahun 2012 lalu, telah men­dekam di Mapolsek Padang Barat dan dipe­riksa secara intensif untuk pengem­bangan kasus ini. Sementara AT, yang diduga sebagai pengedar dan penyedia tempat untuk berpesta narkoba, masih dalam pengejaran petugas.

Akibat perbutannya, Khairul yang sehari bekerja sebagai tukang parkir di Pasar Pagi dijerat dengan pasal 114 UU No 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (h/mg-fds)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]