Media Salahkan Shinzo Abe


Senin, 26 Januari 2015 - 18:53:15 WIB
Media Salahkan Shinzo Abe

Namun harian Global Times dari China, yang berafiliasi dengan People’s Daily yang merupakan corong Partai Komunis, menulis dalam sebuah editorial bahwa dukungan pemimpin Jepang itu terhadap AS telah menyeret Tokyo ke dalam konflik, walau “negara-negara Asia Timur tidak menjadi target utama” kaum militan ISIS atau terorisme global.

Baca Juga : Stok Berkurang, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Agam Naik

“Pembunuhan sandera Jepang merupakan harga yang harus dibayar Jepang atas dukungannya terhadap Was­hing­ton,” kata surat kabar itu dalam editorialnya, yang berjudul “Strategi Abe Semakin Jelas Setelah Krisis Penyanderaan”.

Menurut harian tersebut, Abe bisa berusaha menggunakan krisis penyanderaan tersebut itu untuk mencabut konstitusi pasifis Jepang yang pertama kali diterapkan AS setelah Perang Dunia II.

Baca Juga : Raih Keberkahan, BNI Cabang Sungai Penuh Berbagi Sembako dengan Anak Yatim

Beijing dan Tokyo telah berseteru terkait sengketa teritorial di Laut China Timur, dan walau negara ekonomi kedua dan ketiga terbesar di dunia memiliki hubungan bisnis yang dekat, hubungan politik mereka sangat diwarnai oleh sejarah.

Abe menyebut pembunuhan Yukawa “keterlaluan dan tidak dapat dimaafkan” dan menyerukan pembebasan segera bagi tawanan Jepang lainnya, yaitu wartawan lepas Kenji Goto.

ISIS awalnya menuntut Jepang untuk membayat uang tebusan 200 juta dollar AS dalam batas waktu 72 jam sejak Selasa lalu. Namun Abe bersumpah bahwa Tokyo tidak akan pernah tundur pada terorisme. (h/kcm)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]