Jembatan Siak III Layak Digunakan


Senin, 26 Januari 2015 - 19:01:04 WIB
Jembatan Siak III Layak Digunakan

Terkait hasil uji beban Jembatan Siak III tersebut, Kepala Dinas Bina Marga Riau, Syafril Buchari mem­benarkan pihaknya telah menerima surat dari Pusat Studi Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Kementerian PU. Surat tersebut diterima pihak­nya pada pekan lalu. Hasilnya, Jembatan Siak III dinyatakan layak dilalui.

Baca Juga : Tempat Wisata Ditutup, Warga Padati Taman Kota Siak

“Pusjatan sudah mengeluarkan surat kelayakan Jembatan Siak III. Mereka mengakui bahwa pada jem­batan itu memang ada kerusakan dan sudah diperbaiki. Hasilnya baik dan layak dilalui,” terangnya, Senin (26/1), di Kantor Gubernur Riau.

Dijelaskan Syafril, Pusjatan juga meminta jembatan yang diberi nama Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah ini, tetap dilakukan perawatan setiap tahunnya. Jangan sampai terjadi lagi kerusakan.

Baca Juga : Sejak Awal Lebaran, Masuk ke Pantai Tiram Berbayar

“Perawatan rutin harus tetap dijalankan, ini rekomendasi dari Pusjatan. Kita akan masukkan biaya perawatannya di APBD Perubahan nanti, di murni belum ada,” tam­bahnya.

Selain perawatan, Bina Marga juga akan melengkapi lampu jalan yang ada di sepanjang jembatan Siak III, untuk sarana penerangan. Setelah diperbaiki lampu jalan tersebut selanjutnya diserahkan ke Pemko Pekanbaru. “Semua lampunya nanti kita hidupkan agar terang di sepan­jang jembatan,” ujarnya lagi.

Siak IV Selesai Diaudit

Sementara itu, untuk kelanjutan pengerjaan Jembatan Siak IV, yang menghubungkan Kecamatan Rum­bai dan Kota Pekanbaru, Syafril mengatakan sudah masuk dalam program Dinas Bina Marga.

Hasil audit dari BPKP Riau juga sudah diterima. Hasilnya, dite­mukan adanya kelebihan pemba­yaran kepada kontraktror. Hasil kelebihan pembayaran tersebut  sudah diselesaikan, dan dikem­balikan oleh rekanan kerja sebanyak Rp500 juta.

“Sudah diselesaikan kelebihan pembayarannya dari rekan, jadi tidak ada masalah lagi untuk kelanjutan pengerjaannya. Untuk kelanjutan pembangunannya, diperkirakan dibutuhkan anggarannya sebesar Rp80 miliar lagi. “Nanti kita hitung ulang, disesuaikan dengan harga barang saat ini,” jelasnya.

Untuk pengerjaan kelanjutan Jembatan tersebut membutuhkan waktu selama 9 bulan, sehingga jika dimasukkan anggarannya di APBD Perubahan 2015, diperkirakan tidak akan terkejar. Untuk itu Bina Marga lebih memastikan kelanjutan pe­nger­jaan dilanjutkan pada tahun 2016.

“Kita lebih opitimis di tahun 2016 penyelesainnya, tak terkejar kalau di tahun ini,” tutup Safril.

Sebagaimana diketahui untuk pembangunan Jembatan Siak IV, sepanjang 834 meter dan lebar 18,5 meter tersebut, seharusnya Jemba­tan Siak tersebut sudah selesai pada tahun  2013 lalu. Namun tak kunjung selesai, dikarenakan pembangunan jembatan yang dianggarkan hingga mencapai Rp300 miliar itu terhenti akibat berakhirnya kontrak tahun jamak. (hr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]