Batu Akik Pun Kena Pajak Barang Mewah


Selasa, 27 Januari 2015 - 18:46:26 WIB
Batu Akik Pun Kena Pajak Barang Mewah

“AC (air conditioner) saja sudah dikeluarkan dari barang yang diang­gap mewah, masak batu akik yang ­harganya Rp1 juta sudah dikenakan pajak, lucu kan,” ujar Lana dalam keterangannya, kemarin.

Baca Juga : Sedih, Ada Orang Tua di India Buang Bayinya yang Kena Corona

Seperti diketahui, untuk meng­­gali lebih banyak pemasukan pajak, pemerintah memperluas kategori barang mewah. Sejumlah barang yang sebelumnya luput dari pajak pun bakal dikenakan pajak.

Selain rumah, apartemen, kondominium, kendaraan roda empat dan dua, beberapa barang yang sekarang dianggap barang mewah yang patut dipajaki di antaranya, perhiasan, jam tangan, sepatu, tas berharga mahal hingga batu akik.

Baca Juga : "Pantun Cerewet" Doni Monardo untuk Sadarkan Masyarakat

Kementerian Keuangan akan melakukan revisi Peraturan Men­teri Keuangan (PMK) No­mor 253 Tahun 2008 tentang PPnBM untuk mengkomodir hal tersebut.

“Kami ingin menaikkan pene­rimaan, makanya kita revisi Per­aturan Menteri Keuangan Nomor 253 Tahun 2008. Ada potensi penerimaan pajak dari PPh Pasal 22 atas barang mewah minimal Rp1 triliun,” kata Wakil Menteri Keuangan sekaligus Plt Dirjen Pajak Mardiasmo.

Baca Juga : Akhirnya, Penggunaan Vaksin Covid-19 untuk Anak-anak Disetujui

Menurutnya, barang seperti sepatu, tas, jam tangan branded yang mahal hingga perhiasan pada tahun ini akan dikenakan. Pe­netapan pajak barang mewah ini akan ditentukan berdasarkan harga dan per item.

“Batu akik kena (pajak), tapi yang harga jualnya di atas Rp1 juta. Itu masuk pasal 22 pajak atas barang yang sangat mewah,” serunya.

Baca Juga : Setelah Satu Bulan Wafat, Penyebab Pangeran Philip Meninggal Diungkap

Dalam revisi Peraturan Men­teri Keuangan (PMK) nantinya pemerintah menurunkan kriteria pemungutan pajak terhadap be­berapa barang super mewah, seperti kapal pesiar, pesawat udara pribadi, rumah beserta tanah, apartemen, kendaraan bermotor roda

Dalam PMK sebelumnya, di Pasal 1 ayat 2 disebutkan Wajib Pajak Badan yang melakukan penjualan rumah beserta tanah dengan harga jual atau harga pengalihan lebih dari Rp10 miliar dan luas bangunan lebih dari 500 meter persegi, dikenakan pajak barang mewah. Dalam PMK revisi nanti ketentuan terse­but akan dipersempit lagi. (h/dtc)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]