Jokowi Jangan Lantik Budi Gunawan


Rabu, 28 Januari 2015 - 19:17:26 WIB

Ada lima poin rekomendasi yang diserahkan tim yang dipimpin Ah­mad Syafii Ma’arif itu ke Jokowi di Istana Negara, Rabu (29/1). “Kami pada hari ini telah diundang oleh presiden untuk memberikan ma­sukan berdasarkan analisis yang telah dilakukan selama dua hari,” ujar Syafii Ma’arif .

Rekomendasi yang diserahkan Tim 9  juga meminta Jokowi ber­sikap tegas dengan tetap menjaga marwah KPK dan Polri sebagai institusi penegak hukum. “ Presiden seyogyanya menghentikan segala upaya yang diduga merupakan krimi­nalisasi terhadap penegak hukum siapapun, baik Polri maupun KPK dan masyarakat pada umumnya,” kata Syafii Ma’arif  membacakan rekomendasi.

Opsi lain yang ada, sambungnya, adalah tetap melantik Komjen Budi Gunawan dan kemudian diminta mundur. Namun, itu belum bisa dipastikan apakah Budi Gunawan setelah dilantik nantinya bersedia mengundurkan diri.

“Kalau menurut saya itu berat sekali. Lantik lalu diminta berhenti, kalau dia enggak mau berhenti? Bagaimana itu? Yang paling bagus ya dia mundur,” ujar  Syafii.

Syafii Maarif  juga membuka fakta rahasia dibalik pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai calon tunggal kepala Polri yang diajukan Presiden Joko Widodo. Menurut dia, Jokowi tidak pernah mengajukan inisiatif nama mantan ajudan Presiden kelima RI Mega­wati Soekarnoputri itu.

“Jujur, itu sebetulnya pengajuan BG bukan inisiatif Presiden,” kata Syafii seusai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Rabu (28/1/2015).

Mantan Ketua PP Muham­madi­yah itu menyatakan, informasi yang didapatnya ini cukup valid. Namun, saat didesak untuk mengungkap siapa yang mengusulkan nama Budi, pria yang akrab disapa “Buya” itu mengelak. “Saya tak mau menyebut nama. Itu sudah rahasia umum, Anda harus tahu itu. Saya harus jaga hubungan baik dengan orang-orang itu,” kata Syafii.

Pertemuan Presiden Jokowi dengan Tim Independen atau Tim 9 yang dipimpin Syafi’i Ma’arif di Istana Negara, memang mengung­kap banyak fakta. Yang cukup mengejutkan adalah Jokowi menga­kui bahwa nama Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri bukan muncul dari inisiatif dirinya sendiri, namun dari orang lain.

Sementara, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)  menyangkal pernyataan   Syaf­i’i Ma’arif  yang menyebutkan  penca­lonan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kepala Kepoli­sian RI disebut bukan atas inisiatif Presiden Joko Widodo. Menurut Kalla, semua pergantian pejabat penting seperti kepala Polri pasti diusulkan Presiden. .(h/dn/kcm)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 06 Agustus 2020 - 07:08:20 WIB

    Ini 'Bisikan' Megawati ke Putra Jokowi soal Pilkada Solo

    Ini 'Bisikan' Megawati ke Putra Jokowi soal Pilkada Solo HARIANHALUAN.COM - Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menghadap Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri di Jakarta kemarin. Gibran membahas persiapan Pilkada Solo dengan Megawati..
  • Selasa, 04 Agustus 2020 - 21:53:32 WIB

    Sah! Prabowo Ikut Usung Menantu Jokowi untuk Pilkada Medan

    Sah! Prabowo Ikut Usung Menantu Jokowi untuk Pilkada Medan HARIANHALUAN.COM - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto resmi merekomendasikan dukungan partainya untuk menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Medan, Sumatera Utara dalam Pilkad.
  • Senin, 03 Agustus 2020 - 16:07:04 WIB

    Sah! Gerindra Resmi Ikut Usung Putra Jokowi di Pilkada Solo

    Sah! Gerindra Resmi Ikut Usung Putra Jokowi di Pilkada Solo HARIANHALUAN.COM - Partai Gerindra ikut bergabung dalam gerbong koalisi PDI Perjuangan di Kota Solo yang mengusung putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wali kota di Pilkada Solo 2020..
  • Ahad, 26 Juli 2020 - 17:56:30 WIB

    Jokowi Disebut Melakukan Tindakan Tak Etis, Lho Ada Apa?

    Jokowi Disebut Melakukan Tindakan Tak Etis, Lho Ada Apa? HARIANHALUAN.COM - Analis Politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam, menilai pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, di Istana Kepresidenan, Jakarta beberapa waktu lalu me.
  • Sabtu, 25 Juli 2020 - 09:03:05 WIB

    Dua Partai Ini Siap Berkoalisi 'Tumbangkan' Menantu Jokowi

    Dua Partai Ini Siap Berkoalisi 'Tumbangkan' Menantu Jokowi HARIANHALUAN.COM - Koalisi antara Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal terjalin dalam waktu dekat khusus pemilihan wali kota Medan, Sumatera Utara dalam Pilkada Serentak 2020. Mereka bertekad mengusung pa.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]