Dinas Pertanian Luncurkan 8 Program Unggulan Peternakan


Kamis, 29 Januari 2015 - 19:30:04 WIB
Dinas Pertanian Luncurkan 8 Program Unggulan Peternakan

Delapan program unggulan tersebut, pertama adalah pemeliharaan kesehatan hewan dan pencegahan penyakit menular ternak. “Kesehatan hewan, terutama hewan ternak, kita akan ambil sampel darah. Pada program ini, kita akan sosialisasi hewan ternak yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH),” kata Rita.

Baca Juga : Pantau Persiapan PPDB, Ombudsman: Website Jangan Sampai Down atau Diretas

Program kedua, pencegahan dan penanggulangan penyakit menular strategis dan zoonosis. Penyakit yang dimaksud, penyakit yang ditularkan hewan ke manusia, yaitu rabies. Pada pencegahan penyakit rabies, tidak ada lagi istilahnya eliminasi anjing liar.

“Hewan liar itu nanti dijaring dan dibawa ke poskeswan. Jika tidak ada masyarakat yang punya datang menjemput anjing tersebut, maka petugas akan menyuntik mati,” sebutnya.

Baca Juga : Masih Langgar Prokes, 19 Orang di Pasar Lasi Disanksi

Kabupaten Pasaman sudah punya peraturan daerah nomor 10 tahun 2013 tentang pencegahan dan penanggulangan rabies, sebagai landasan hukum untuk melaksanakan program tersebut.

“Dalam perda itu, hewan penular rabies (hpr) untuk peredaran dan kepemilikannya harus punya surat izin,” kata Kabid Mairita.

Selanjutnya, program ketiga, operasional UPT Poskeswan sebagai pelaksana teknis dari pengawasan kesehatan hewan dan pencegahan peredaran hewan penular rabies.

Bidang peternakan pun mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Peternakan.

“Untuk DAK Bidang Peternakan, kita bangun Rumah Potong Hewan (RPH). Rumah potong hewan harus standar nasional dan punya Nomor Konttrol Veteriner (NKV), keluar sertifikat halan dan memiliki sanitasi rumah potong yang baik,” sebutnya.

Program kelima, penguatan kelembagaan kelompok tani ternak, berupa pengadaan ternak kambing sebanyak 78 ekor untuk satu kelompok. Program ini bersumber dari APBD Kabupaten Pasaman.

“Program penguatan kelembagaan kelompok baru pertama kalinya dianggarkan oleh Pemda Pasaman. Kita coba ternak kambing jenis kambing kampung. Kelompok yang diprioritaskan adalah di daerah terpencil dan luas lahan ternak, sehingga ternak kambing sukses ekonomi warga pun dapat ditingkatkan,” jelasnya.

Program selanjutanya, program keenam dan ketujuh, operasional inseminasi buatan dan operasi pasar ternak dan pembibitan ternak. Kabupaten Pasaman sudah memiliki peraturan daerah tentang pasar ternak. Untuk menjalankan perda ini, nantinya ada tim atau mungkin kelembagaannya yang akan menjalankan perda tersebut.

Program kedelapan, fasilitasi pengembangan peternakan dalam bentuk kegiatan pelatihan dan pembinaan. “Kegiatan pelatihan ini bersumber dari dana sharring, diprioritaskan melatih dan membina kelompok yang mendapatkan bantuan-bantuan dari Bidang Peternakan,” tutup Kabid Peternakan Mairita. (h/col)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]