Pessel Canangkan Tanam Serentak


Kamis, 29 Januari 2015 - 19:33:59 WIB
Pessel Canangkan Tanam Serentak

Menurutnya, Provinsi Sum­­bar menargetkan pro­duksi padi meningkat sebesar 500 ribu ton, sementara Pe­sisir Selatan ditargetkan me­naikkan produksi padi sebesar 85 ribu ton setahun. Pessel diharapkan menjadi penyum­bang peningkatan produksi terbesar di Sumbar.

Baca Juga : Sumarak Alek Nagari, Koarsa Laksanakan Sunatan Massal di Sungai Batang

Ia menyebutkan, Pemkab Pessel telah menerima ban­tuan alsintan terdiri dari hand traktor 317 unit, power threser 19 unit, pompa air 46 unit, rice transplanter 4 unit, cultivator 4 unit, RMU 7 unit, combine casvester besar dan kecil 3  unit dan chopper 4 unit.

”Ini semua bisa diperoleh berkat hubungan baik yang bisa dibangun dengan Pem­prov Sumbar. Terkait TNI mendampingi petani diha­rapkan instansi terkait mem­bangun ko­muni­kasi dengan Dandim 0311,” katanya.

Baca Juga : BMKG Maritim Teluk Bayur: Waspadai Angin Kencang dan Gelombang Hingga 4 Meter

Selaniutnya Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Peternakan dan Perkebunan Pessel Afrizon Nazar menyebutkan, hand traktor yang laik beroperasi sekitar 600 unit sementara kebutuhan Pessel 1400. “Arti­nya Pessel kekurangan 800 unit hand traktor,” katanya.

Disebutkannya daerah ter­sebut memiliki luas sawah 30.344 hektar dan terluas di Sumbar. Dari jumlah itu 20. 834 hektare beririgasi, 8.834 lahan tadah hujan, 356 pasang surut dan 320 lahan lebak. Sementara produksi padi sela­ma lima tahun belakangan terjadi peningkatan.

“Tahun 2015 ini produksi padi sebesar 299.200 ton, meningkat 7,9 persen dari tahun 2013 lalu yang hanya mencapai 26.272 ton. Se­men­tara kebutuhan konsumsi 56.165 ton pertahun, oleh sebab itu Pessel selalu surplus beras semenjak lima tahun terakhir. Jadi tantangan gu­bernur untuk menaikkan prod­uksi beras bisa dilaksanakan,” katanya.

Untuk mencapai tamba­han target produksi padi 85 ton di Pessel, TNI gelar operasi militer non perang. Terkait hal itu jajaran Kodim 0311/PSS turunkan seluruh kekuatan untuk mendampingi petani.

Komandan Distrik Militer 0311/PSS Letnan Kolonel Inf Joko M dalam kesempatan itu menyebutkan, sesuai perintah Panglima TNI, seluruh pim­pinan kesatuan pada wilayayah teritorial menurunkan pasu­kannya mendampingi petani. Ditingkat kecamatan, Dan­ramil menurunkan Babinsa mendampingi petani.

“Anggota TNI di Makodim 0311 telah mendapat pelatihan berbagai ilmu pertanian. Ke­mu­dian diturunkan men­dam­pingi petani bersama petugas pertanian dari SKPD ber­sangkutan. Ini merupakan operasi militer non perang untuk meningkatkan keama­nan dengan cara meningkatkan produksi pertanian,’ katannya. (h/har)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]