Unggul Dua Kali, Lalu Gagal


Kamis, 29 Januari 2015 - 19:38:24 WIB
Unggul Dua Kali, Lalu Gagal

Pertandingan juga berjalan sangat panas dengan ada 11 kartu kuning di­keluarkan wasit, di mana delapan untuk Atletico dan tiga bagi Barca. Selain itu wasit juga mengeluarkan dua kartu merah yakni untuk Gabi dan Mario Suarez. Wasit memberi tuan rumah penalti kon­tro­versial, namun tidak menunjuk titik putih saat Jordi Alba jelas menghalau bola dengan tangannya. Sementara Arda Turan dikartu kuning karena melempar sepatu ke arah asisten wasit.

Baca Juga : Menpora Optimistis Izin Liga 1 dan 2 Dikeluarkan Mabes Polri

Menurut Luis Enrique, hasil ke­me­nangan tersebut didapat karena timnya bisa mengatasi kondisi lapangan yang buruk dan membalas dengan cepat gol Fernando Torres. “Tim saya jelas sekali bisa me­ngatasi kesulitan yang disebabkan oleh lapangan. Kami punya kemampuan khusus pada lapangan yang membuat bola me­mantul seperti kelinci,” ungkap Enrique usai pertandingan.

“Mereka (Atletico) tim yang luar biasa. Simeone melakukan pekerjaan yang hebat, memenangi gelar dengan luar biasa. (Tapi) kali ini kami mendapat keuntungan dari penampilan oke kami,” lanjut dia di Football Espana.

Baca Juga : Perburuan Gelar Juara Italia, Inter Milan Disingkirkan Napoli

Terkait laga sengit dan panas yang utamanya terjadi di babak pertama, Enrique menyebut Barca sudah mem­prediksikan hal tersebut. Satu hal yang tidak terprediksi adalah gol cepat Fer­nando Torres, yang bisa dibalas dalam kurun delapan menit.

“Kami sangat mendominasi pengua­saan bola karena lawan bermain dalam jumlah yang sedikit (di babak kedua). Kami memprediksikan pertandingan seperti itu, tapi sulit untuk melakukan counter terhadap tim seperti ini, terutama setelah apa yang terjadi di menit pertama,” terang Enrique.

Baca Juga : Tiga Talenta Muda Riau Dipanggil PSSI

Meski pada akhirnya kalah dan ter­singkir, Simeone mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya terutama di babak pertama.”Saya bangga dengan para pemain saya. Kami menampilkan babak pertama yang luar biasa, dengan antu­siasme dan memainkan sebuah laga yang intens,” kata Simeone di situs resmi klub.

Gagal melaju ke semifinal, Simeone menilai timnya sudah bermain cukup baik secara keseluruhan turnamen. Apalagi mereka sebelumnya menyingkirkan Real Madrid.”Kami tampil dengan baik secara keseluruhan turnamen. Kami me­nying­kirkan L’Hospitalet dan Real Madrid. Itu sudah sangat penting karena memberikan kami kesempatan untuk menghadapi Barcelona,” demikian dia.

Baca Juga : Klasemen Liga Italia Pekan ke-31: Inter Milan Tak Tergoyahkan di Puncak, Atalanta Geser Juventus

Gabi menilai Barca memang me­nunjukkan penampilan lebih oke. Khu­susnya pada serangan balik yang berujung terciptanya dua gol Neymar.”Atleti sudah tampil habis-habisan untuk mencoba meraih kemenangan dan melewati babak ini. Kami menderita karena gol bunuh diri oleh Miranda dan makin tertinggal dengan hasil akhir 2-3,” kata Gabi seperti dikutip situs resmi klub.  “Tentu saja itu me­nyakitkan. Kami sudah menyiapkan diri untuk comeback Kenyataannya Barca sangat akurat pada permainan serangan balik dan kami tertinggal tiga gol,” ucap gelandang 31 tahun tersebut. (h/mg-san)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]