Batang Salido dan Lumpo Sering Meluap


Kamis, 29 Januari 2015 - 19:41:40 WIB
Batang Salido dan Lumpo Sering Meluap

Kepala BPBD Pessel, H Prinurdin mengungkapkan,upaya dalam meringankan beban masyarakat yang terkena musibah , pihaknya telah menyiapkan tenda sebagai tempat evekuasi warga yang terkena mu­sibah, kemudian masyarakat juga mem­buat dapur umum yang dapat digunakan bagi para korban bencana alam tersebut untuk memasak dan kebutuhan lainnya

Baca Juga : Kasus Persetubuhan Anak Marak di Kota Duri

Setiap cuaca hujan masyarakat selalu berlangganan banjir, pasalnya kondisi sungai yang sudah dangkal dan labil memicu sungai itu berbelok-belok, apalagi disepanjang aliran sungai terdapat daerah pemukiman penduduk seperti di kecamatan Bayang, daerah yang selalu berlanggan banjir yaitu, Gurun Panjang Utara, Gurun Panjang Selatan dan Gurun Panjang Induk.

Sungai Batang Lumpo yang mengalir dari daerah perbukitan  melalui 11 nagari di Lumpo Kecamatan IV Jurai, kemudian 5 nagari di kecamatan kondisinya sudah sangat memprihatinkan membutuhkan perbaikan normalisasi alur sungai agar ancaman musibah banjir dapat teratasi.

Baca Juga : Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Tegur Sopir BST, Ini Sebabnya

Sedangkan sungai Batang Salido di kecamatan IV Jurai Pessel melalui daerah Salido Ketek, Salido Saribulan, Bungo Pasang 1 dan Bungo Pasang II juga mem­butuhkan perhatian pemerintah, kerusakan sungai lebih dititik beratkan ulah prilaku manusia mengambil Pasir, kerikil dan Batu ( Sirtu) yang ada di dasar sungai untuk mencari keuntungan .

Aklibat pengambilan sirtu secara terus menerus tentu mengakibatkan sungai men­jadi rusak, pasalnya arus air sungai akan mudah berpindah-pindah mencari daerah baru, dan lebih parah lagi tanah bibir sungai yang labil, maka sungai akan mudah ber­pindah mencari tempat yang rendah akhirnya memberikan imbas terhadap kehidupan masyarakat, terutama terjadinya penyempitan lingkungan.

Baca Juga : Eksepsi Kuasa Hukum Ditolak, Sidang Kasus Bom Molotov Dilanjutkan

Ironisnya, masyarakat tidak bisa berkutik melihat ada oknum yang melakukan pe­nambangan Sirtu  didasar sungai, karena khawatir bila dicegah akan berhadapan dengan hukum, namun yang jelas mereka yang mengambil sirtu tersebut disenyalir belum mengantongi izin(ilegal) merupakan salah satu faktor yang memicu terjadinya banjir seperti yang terjadi saat ini dan banyaknya jatuh korban. (h/dn/mjn)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]