Sumbar Bakal Jadi Lumbung Padi


Kamis, 29 Januari 2015 - 20:07:28 WIB
Sumbar Bakal Jadi Lumbung Padi

Dalam acara tersebut di­ha­diri Gubenur Sumbar, Irwan Prayitno, Wakil Gu­bernur Sumbar, Muslim Ka­sim, Danrem 032/Wirabraja, Brigjend TNI Widagdo Hen­dro Sukoco, Danlanud Pa­dang Letkol Pnb M.Apon, Dan­lan­tamal Laksma I Nyo­man Nesa, Kapolda Sumbar Brigjen Pol Bam­bang Sri Her­­­wanto, Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, Pim­pinan BI, Pimpinan Bank Naga­ri, Pim­pinan BRI Ca­bang Padang, kepala dinas SKPD, serta ibu-ibu Persit Koorcabrem 032/Wbr, Ibu-ibu Bhayangkari Polda Sum­bar, tokoh masyarakat, Ninik Mamak Alim Ulama dan Muspida se-Kabupaten Padang Pariaman.

Baca Juga : Meski Ditutup, Pantai Padang Tetap Dikunjungi Wisatawan

Dikatakan Widagdo Hendro Sukoco, penanaman serentak ini tidak di sini Nagari Kasang saja, tapi juga pada sepuluh Kodim yang ada di Sumbar. Diakui jenderal berbin­tang satu itu, tanah di Sumbar cukup subur untuk melakukan penanaman, hanya saja perlu dipoles agar dapat meningkatkan hasil panen.

Untuk meningkatkan, kata Wi­dag­do, telah mendatangkan 14 pakar dan ahli di bidang Pertanian, Peter­nakan dan perkebunan dari Jawa. Para ahli ini telah berada di Sumbar pada bulan Oktober 2014 dan telah melakukan memberikan pelatihan terhadap Babinsa yang ada di Kodim se-Sumbar dan kelompok tani.

Baca Juga : Manambang, Tradisi Mencari THR saat Lebaran di Padang

“Para ahli ini berada di Sumbar sampai panen, sehingga sebelum panen mereka (Pakar,red) terus memberikan ilmunya,” kata Widag­do, Kemarin (29/1).

Dikatakannya, dia telah mela­kukan perjalanan setiap daerah di Sumbar, namun para petani menca­pai 10 persen dalam penanaman padi. Dikarenakan, petani masih banyak menggunakan metode kon­fen­sial. Maka dari itu, para pakar ini akan memberikan ilmunya dari bagaimana cara membuat pupuk organik, melakukan penanaman yang benar hingga perawatan.

“Dalam percontohan pena­na­man padi ini digunakan metode jajaran legowo dan hasilnya panen­ nya cukup luar biasa, bisa mencapai 20 ton perhektar,” jelasnya.

Widagdo menjelaskan, pihaknya tidak sampai penanaman padi saja, melainkan nantinya akan mencoba melakukan penanaman jagung di 10 titik dan penanaman cabe sekitar 65 hektar di Sumbar.

“Saya optimis hasil panen per­c­on­tohan penanaman padi ini dengan metode jajaran legowo, nantinya akan menghasilkan  satu hektar 10 hingga 15 ton. Sehingga Sumbar menjadi lumbung padi,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pihaknya atas nama seluruh prajurit dan PNS Korem 032/Wbr, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, organisasi masyarakat, dan segenap komponen bangsa lain­nya atas dukungan dan kerja sama­nya selama ini, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Sementara itu, Irwan Prayitno menyebutkan, Sumbar diberikan target dari pemerintah pusat dalam swasembada pangan sekitar 500 ribu ton dalam tiga tahun ke depan. Makanya, dengan dibantu oleh Ko­rem 032/Wbr agar dapat tercapai hingga tahun 2017.

Lanjut Irwan, Sumbar telah memenuhi target pada lima tahun sebelumnya dengan ditargetkan sebanyak 300 ribu ton. Namun, kini hanya dalam waktu tiga tahun harus mencapai 500 ribu ton.

“Semoga dengan dibantu Korem 032/Wbr, dapat mewujudkan penca­paian target tersebut,” ungkapnya.

Selain melakukan percontohan penanaman padi, acara syukuran HUT Korem 032/Wbr ke-30 ditan­dai dengan pemotongan tumpeng oleh Danrem yang didampingi Ny. Betty Widagdo diserahkan kepada Hadi Supangat tim Ahli bidang padi Organik  dari Jawa, dan kepada Babinsa Koramil 01 Kodim 0308/Pariaman serda Abdul rahman.

Kemudian juga menyerahkan beasiswa kepada 10 anak-anak Makorem 032/Wbr yang berprestasi dari SD, SMP, SMA dan SLB, yakni Shakinah Lintang Pramesti Cahyani, Disty Chania, Adriel Gian Tumang­ger, Cesar Dwi Nanda S, Elsa Armai­ni, Fadhillah Wirazani, Alviansyah, Laila Suryani, Firman Adnan dan Abid Tahiyya. (h/nas)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]