25 Persen Karyawan Terancam Dirumahkan


Jumat, 30 Januari 2015 - 19:10:55 WIB
25 Persen Karyawan Terancam Dirumahkan

Kondisi ini lanjut Ondi bisa dilakukan apabila okupansi hotel tidak kunjung menanjak, dan tentu bisa terjadi pada hotel kelas bintang tiga ke atas. Karena hotel tersebut harus membayar gaji banyak karyawan dengan kondisi pendapatan yang terus menurun.

Baca Juga : Kolam Pemandian Hotwater Boom Solsel Tetap Buka, Satpol-PP Gelar Patroli

Saat ini katanya, jumlah karyawan hotel, baik yang berstatus karyawan tetap, kontrak dan PHL se Provinsi Riau, berjumlah 5.250 orang. Jika okupansi menurun, sebanyak 25 persen akan dirumahkan. Okupansi menurun disebabkan karena minimnya kegiatan yang dilakukan di hotel. Ditambah adanya kebijakan penghematan anggaran yang dilakukan pemerintah, sehingga pengusaha hotel juga melakukan penghematan dari segi biaya operasional.

Biasanya pada awal tahun atau bulan Januari sudah mulai ada kegiatan seperti rapat yang dilaksanakan di hotel, namun saat ini sangat minim sekali. Tetapi hal ini juga kita pahami karena instansi pemerintah belum memulai budget APBD-nya.

Baca Juga : Hati-hati! Eksploitasi Anak Rawan Terjadi di Wisata Indonesia

“Peningkatan okupansi biasanya akan meningkat pada bulan April, untuk itu kita berharap jangan ada pelarangan dari pemerintah provinsi untuk PNS yang melaksanakan kegiatan di hotel,” kata Ondi menutup pembicaraan. (hr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]