Muara Sungai Mendesak Dikeruk


Jumat, 30 Januari 2015 - 19:22:45 WIB
Muara Sungai Mendesak Dikeruk

Menurutnya, dari infor­masi yang diterima, Darizal Basir usulkan dana rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab - re­kon) pasca bencana banjir bandang untuk kawasan Sali­do, Sago Kecamatan IV Jurai melalui Fraksi Demokrat da­lam Rencana Anggaran Pen­da­patan Belanja Negara Peru­bahan (RAPBNP) tahun 2015.­Usulan sebesar Rp87 milyar tersebut telah diterima dan masuk pada RAPBNP tahun 2015.

Terkait hal itu Darizal Ba­sir menyebutkan, banjir ban­dang yang terjadi di kawa­san Salido dan sekitarnya meru­pakan kejadian yang tidak pernah diduga sebelumnya. Bahkan jika ditelislik pada masa lalu, kawasan itu tidak pernah me­nga­lami banjir se­dah­syat seka­rang dengan mengakibatkan nyawa dan harta benda masya­rakat mela­yang. Ada persoalan mendasar yang harus segera dituntaskan di kawasan Salido tersebut. “Curah hujan me­mang tinggi, namun ada per­soa­lan lain yang dihadapi kawasan pinggir pan­tai di IV Jurai yakni sejumlah pintu muara di sana sudah tertutup atau terjadi pendang­kalan, inilah salah satu penye­bab kenapa banjir sebesar itu bisa terjadi. Selama pintu muara tertutup atau dangkal maka air hujan mudah meng­genang di kampung - kampung di atasnya dan sewaktu - waktu menim­bulkan dampak besar seperti banjir bandang. Dan itu sudah dialami saudara kita yang ting­gal di Tambang Naga­ri Salido Jumat lalu,” katanya.

Baca Juga : Suami Bungkus-bungkus Istri Viral di Medsos, Netizen Sebut Kelainan Seksual!

Disebutkannya, mestinya untuk menghindari banjir yang tiba-tiba itu semua mulut mua­ra harus dibuka dan mampu menjadi tempat mengalirnya air hujan dan air dari hulu hingga mengalir ke laut. Peme­rintah daerah seha­rusnya men­jaga pintu muara agar tidak tertutup. Daerah Aliran Su­ngai (DAS) Salido juga perlu di normaslisasi serta relokasi terhadap warga yang bermu­kim di tempat berba­haya atau zona merah.”Saya telah mem­per­juangkan penanganannya di DPR RI dan juga membahas­nya dengan Menteri PU. Da­lam bentuk program pem­bangunan pengendalian muara Batang Salido, pengaman pan­tai Salido dan Sago sepanjang 5 kilometer, alhamdulillah usul kita ini telah masuk dalam rencana APBNP yang sedang dibahas saat ini. Jumlahnya mencapai Rp87 milyar. Reha­bilitasi dan rekonstruksi pasca banjir harus bertahap, dan masyarakat doakan usulan Rp87 milyar itu direa­lisasi­kan,” katanya.

Selanjutnya Kepala BPBD Pessel Pri Nurdin menye­butkan, kerugian akibat banjir bandang di Salido dan seki­tarnnya Rp18,5 milyar. Keru­gian terbesar disebabkan rusak­nya fasilitas umum. Selain itu diikuti oleh harta benda masya­rakat yang dihondoh banjir bandang.(h/dn/har)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]