Ridwan : Siap-siap Pemerintah Disalahkan


Jumat, 30 Januari 2015 - 19:23:41 WIB
Ridwan : Siap-siap Pemerintah Disalahkan

“Kita tahu, pada umumnya kafe dan karaoke untuk mema­jukan atau mendukung pariwisata di Kota Padang. Tapi, pada kenya­taan di lapangan layanan di tempat wisata itu tidak jelas,” kata Ridwan Tulus.

Baca Juga : Dukung Kemajuan Olahraga, Pemko Padang Bakal Bangun Stadion Sepak Bola Bertaraf Internasional

Dia berharap, jika pemko su­dah siap menyatakan diri untuk memajukan pariwisata dan siap diri sebagai kota metropolitan, maka tempat seperti itu harus didudukkan. Karena, jika terjadi hal-hal yang melanggar hukum, pasti disebut kafe dan karaoke itu tidak berizin.

“Lagi-lagi pemerintah yang disalahkan. Sebelum kita siap disalahkan, maka kita harus tegas terhadap pengusaha-pengusaha itu,” jelasnya. Ridwan berharap, untuk mengurus izin kafe dan karaoke diberikan kepada pihak yang tepat, seperti pariwisata, karena dinas tersebut lebih paham berapa jumlahnya di Kota Padang. Jika di BPMP2T letak kepengu­rusan izin kafe dan karaoke, maka sudah jelas akan kacau. Karena, badan tersebut masih banyak yang diurusnya.

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah Bagi 150 PNS

“Kalau untuk urusan kafe dan karaoke, saya pikir tidak harus BPMP2T yang melakukan. Jelas saja, mereka tidak maksimal toh pekerjaan inti mereka bukan itu. Malah urusan investasi di Kota Padang, dan segala macam perizi­nan pembangunan juga melalui dinas tersebut. Makanya,untuk urusan izin kafe dan karaoke serahkan saja kepada pariwisata, karena pekerjaan mereka juga tidak banyak. Jadi, jelas urusan tersebut selesai atau tuntas,” ucap­nya. Ridwan menilai, dari dahulu hingga sekarang memang hitungan jari saja jumlah kafe dan karaoke yang berizin. Sedangkan yang tidak berizin berjumlah sampai puluhan.

Sementara itu, Sekretaris Sat­pol PP Kota Padang, Andre Alga­mar menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya memang belum bisa menuntaskan persoalan kafe dan karaoke. Karena, dengan jum­lah anggota yang terbatas dan jumlah pekerjaan semakin banyak.

Baca Juga : Jelang Ramadan 1442 H, ACT Lakukan Gerakan Kebaikan Tanpa Batas

“Ada perda sampah yang harus kita awasi, PKL Pasar Raya, PKL di trotoar. Makanya, kita harus tuntaskan urusan ini dulu. Paling tidak pada bulan Maret mendatang kita beraksi,” ungkap Andre.

Di Kota Padang terdapat dela­pan unit kafe dan karaoke yang berizin yakni, Tee Box, Juliet, Happy Family, Kimos, Milenium, Cafe Inul Daratista, All Star dan Happy Pappy. Sedangkan yang tidak berizin berjumlah 40 unit. (h/ows)

Baca Juga : Pasar Murah di Padang, Banyak Diskon yang Ditawarkan

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]