Korut Minta 10 Miliar Dolar untuk Dialog dengan Korsel


Jumat, 30 Januari 2015 - 19:28:00 WIB

Kedua Korea secara tek­nis masih berada dalam ko­ndisi perang karena perang 195019-53 diakhiri dengan sebuah gencatan senjata, bukan pakta perdamaian.

Lee yang menjabat pada periode 2008-2013 mengatakan dalam buku yang akan diluncurkan pekan de­pan bahwa ia menolak syarat yang diajukan Korut itu.

“Dokumen itu tampak seperti “biaya pertemuan” standar dengan daftar bantuan yang harus kami sediakan serta jadual tertulis,” kata Lee. Reuters juga menerima sali­nan bab terkait Korut pada Kamis.

Dokumen tersebut me­rujuk pada daftar yang dikirim dari Korut “sebagai syarat untuk melakukan pertemuan puncak” yang meliputi 400 ribu ton beras, 100 ribu ton jagung, 300 ribu ton pupuk, dan 10 miliar dalam bentuk modal yang akan digunakan Korut untuk mendirikan se­buah bank.

“Kita tidak seharusnya tawar menawar untuk sebuah pertemuan,” tulis Lee.

Pengganti Kim Dae-jung, Roh Moo-hyun bertemu Kim Jong Il dalam pertemuan puncak kedua pada 2007.

Kim Jong Il terus mene­kan digelarnya per­te­muan dengan Korsel sebelum ia meninggal pada akhir 2011, namun hal itu tidak ter­lak­sana karena ia menolak me­nga­kui serangan torpedo ter­hadap kapal AL Korsel pada 2010, kata Lee dalam bu­kunya tersebut.

Lee, tokoh konservatif yang mendorong Pyongyang meninggalkan program sen­jata nuklirnya, mengakhiri jabatannya tanpa pernah ber­te­mu dengan pemimpin Ko­rut.

Kapal Cheonan ditembak dengan torpedo pada 2010 sehingga menewaskan 46 awak kapal. Korsel menuding Korut yang membantah terli­bat dalam insiden tersebut.

Baik pengganti Kim Jong Il, Kim Jong Un maupun Presiden Korsel saat ini Park Geun-hye mengatakan bulan ini bahwa mereka terbuka untuk melakukan dialog.

Korut pada Jumat me­nuntut pencabutan sanksi yang dikenakan oleh peme­rintahan Lee setelah insiden penembakan kapal pada 2010 tersebut, sebagai syarat dige­larnya kembali dialog.(h/ans)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 26 Agustus 2015 - 19:56:27 WIB

    Korut Banjir, 40 Orang Tewas

    PYONGYANG, HALUAN — Hujan deras yang melanda wilayah Korea Utara me­micu banjir bandang. Se­dikitnya 40 orang tewas dan ribuan orang lainnya terje­bak banjir di negara ko­munis ini.

    Disampaik.

  • Selasa, 25 Agustus 2015 - 19:42:10 WIB

    Korut Tarik 50 Kapal Selam

    KETEGANGAN SEMENANJUNG KOREA MEREDA

    SEOUL, HALUAN — Korea Utara (Korut) menarik 50 kapal selam ke pangkalan, menyusul kesepakatan damai dengan Korea Selatan (Korsel). Korea H.

  • Kamis, 20 Agustus 2015 - 18:05:57 WIB

    Korsel dan Korut Saling Tembak di Perbatasan

    PANMUNJOM, HALUAN — Korea Selatan dan Korea Utara, Kamis (20/8), saling tembak di perbatasan. Ke­menterian Pertahanan Kor­sel mengatakan Korut me­nembakan rudal pada pukul 03:52. “Kami mendeteksi li.

  • Jumat, 27 Maret 2015 - 19:26:48 WIB

    Korut Tolak Tuduhan Korsel Soal Nuklir

    SEOUL, HALUAN — Korea Utara, Kamis, menolak tuduhan terlibat dalam peretasan terhadap pembangkit nuklir Korea Selatan, dan berbalik menuding Seoul menciptakan cerita palsu untuk menutupi tanggung jawab a.

  • Selasa, 03 Maret 2015 - 19:13:58 WIB

    Korut Mampu Tangkal Serangan Nuklir AS

    JENEWA, HALUAN — Ri Yong-su, Menteri Luar Negeri Korea Utara (Korut), me­ngatakan negaranya memiliki kemampuan menangkal sera­ngan nuklir AS lewat serangan pre-emptive jika diperlukan.

    Dalam pi.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]