Presiden Chile Akan Bolehkan Aborsi


Ahad, 01 Februari 2015 - 19:23:53 WIB
Presiden Chile Akan Bolehkan Aborsi

"Larangan aborsi yang dilakukan selama ini mengancam kehidupan ribuan wanita Chile tiap tahun. Fakta menunjukkan jika melarang aborsi ternyata tidak sanggup menghentikan praktik tersebut. Ini merupakan situasi yang sulit dan sebagai negara yang dewasa, kita harus menghadapi ini," ujar Bachelet.

Selama ini aborsi telah dilarang di Chile. Siapapun yang melakukannya akan mendapatkan ancaman hukuman penjara hingga lima tahun. Usulan Bachelet ini sepertinya akan mendapatkan tentangan kuat dari partai oposisi, khususnya dari komunitas gereja katolik yang berpengaruh, dewan konservatif di Kongres, dan beberapa pihak dalam koalisi Bachelet yang dipimpin partai Sosialis.

Baca Juga : Andi Rahman Dorong Daerah Manfaatkan BSN di Riau

Dalam aturan yang diajukan tersebut, Bachelet memperbolehkan aborsi sampai usia kandungan mencapai 12 minggu jika dianggap membahayakan. Untuk kasus kehamilan pada seorang gadis di usia 14 tahun, aborsi masih diperbolehkan jika usia kandungan belum mencapai 18 minggu karena mereka biasanya membutuhkan waktu lama untuk menyadari kehamilan yang terjadi.

Sebelumnya, jajak pendapat yang dilakukan pemerintah menunjukkan jika sebagian besar warga Chile mendukung legalisasi aborsi. Sayangnya usulan sebelumnya telah ditolak di Kongres. Bahkan telah ada 12 RUU yang diusulkan sejak 1991. Sebagian besar negara Amerika Latin sangat membatasi aborsi. Larangan terjadi setidaknya di tujuh negara Amerika Latin seperti El Salvador, Republik Dominika, Nikaragua, Honduras, Haiti, Suriname dan Chile. Larangan aborsi di negara ini telah muncul sejak 1989 oleh penguasa militer yang memimpin selama 17 tahun, Jenderal Augusto Pinochet. (h/vvn)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]