2016, Rumah Sederhana dan Tempat Ibadah Bebas PBB


Ahad, 01 Februari 2015 - 19:28:21 WIB
2016, Rumah Sederhana dan Tempat Ibadah Bebas PBB

Gagasan ini akan diba­rengi dengan penghapusan Nilai Jual Obyek Pajak (NJ­OP) dalam komponen harga jual rumah. Dia yakin ide ini bisa membantu masyarakat yang merasa selalu terbebani dengan PBB yang harus diba­yarkan setiap tahun.

Baca Juga : Daftarkan Logo Partai atas Nama SBY, Ketua DPC PD Dharmasraya: Cegah Penyalahgunaan oleh Pihak Lain

“Jadi nanti PBB cukup dibayarkan di awal saja, di saat orang membeli tanah atau membangun rumah,” lanjut­nya.

Agar wacana itu bisa segera terwujud, Ferry sudah meng­agendakan untuk bertemu de­ngan Menteri Keuangan Ba­m­bang Brodjonegoro. Na­mun Menkeu saat ini tengah disi­bukkan dengan urusan APBN-P. “Namun karena Menkeu sedang sibuk menyiapkan Ang­­garan Pendapatan dan Belanja Nasional Perubahan, waktu tepatnya masih ditung­gu,” jelas Ferry.

Baca Juga : DPC Partai Demokrat Dharmasraya Sampaikan Surat Pengaduan dan Perlindungan Hukum ke Polres Setempat

Ide ini juga sudah disam­paikan kepada asosiasi pe­ngem­bang properti agar NJOP tidak lagi dimasukkan ke da­lam komponen harga jual ru­mah. Dia menilai selama ini pengembang sudah mendapat keuntungan berlipat dari pen­cantuman NJOP di dalam komponen harga jual rumah. “Saya harapkan pembahasan mengenai wacana ini selesai pada tahun ini sehingga dapat diterapkan mulai tahun de­pan,” tutupnya. (h/dtc)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]