Masrizal Dibekuk di Pekanbaru


Senin, 02 Februari 2015 - 18:31:00 WIB
Masrizal Dibekuk di Pekanbaru

“Tersangka kita tangkap setelah ada laporan terkait kasus perzinahan,” kata Ka­polsek Tampan Kompol Su­parman, Senin (2/2).

Baca Juga : Pantai Salido Pesisir Selatan jadi Favorit Anak Muda

Setelah penangkapan i­nilah, petugas memperoleh fakta baru kalau Masrizal ternyata DPO kepolisian ka­rena melarikan diri dari LP Payakumbuh pada Agustus 2013. Ia kabur setelah men­jalani masa tahanan 1,7 tahun dari vonis tiga tahun penjara. “Setelah berhasil kami tangkap dan kasusnya kami selidiki, ternyata Masrizal adalah seo­rang tahanan yang kabur dari LP Payakumbuh. Dia ter­pidana kasus penipuan,” te­rang Suparman.

Tak hanya itu, Masrizal juga terlibat penipuan di Pe­kanbaru dan kasusnya tengah ditangani oleh Polda Riau. Suparman menambahkan, pi­haknya sudah berkoordinasi dengan LP Payakumbuh.

Baca Juga : Tempat Wisata Ditutup, Warga Padati Taman Kota Siak

“Kita telah melakukan kordinasi dengan LP Pa­ya­kumbuh, namun karena dia melakukan aksi pidana juga di Pekanbaru, kami akan proses tersangka di sini,” pungkasnya.

Gergaji Terali Besi

Dari dokumentasi Haluan, Masrizal merupakan tahanan yang kabur dari balik jeruji besi Lapas Payakumbuh. Masrizal yang dikenal sebagai pe­ngu­saha sukses dan sempat men­spon­sori iven pacu kuda di Kubu Gadang beberapa waktu lalu itu, dijebloskan ke balik jeruji besi oleh mantan ko­mandan POM Payakumbuh Kapten Tri.

Masrizal, dipidana karena diduga menipu mantan ko­mandan POM. Setelah sem­pat ‘menginap’ di balik jeruji besi Markas POM Paya­kum­buh, Mas­rizal dise­rahkan ke Ma­polres Payakumbuh. Wak­­tu diperiksa penyidik, Masrizal sempat pula mela­rikan diri. Dia kembali ditang­kap di areal Taman Makam Pahlawan (T­MP) Payakumbuh.

Sekian waktu berlalu, ka­sus Masrizal yang terakhir diketahui beralamat di Jalan Arengka, Pekanbaru, Riau mengapung lagi. Tepatnya pa­da Jumat 11 Oktober 2013, lam­pau, Masrizal yang men­jalani hukuman penjara di Lapas Payakumbuh, dilapor­kan lolos. Dia kabur tidak dengan cara menggergaji terali besi, layaknya seperti kasus enam orang tahanan kabur di Mapolres Payakumbuh saat perayaan tahun baru 2013 silam.

Masrizal berhasil kabur karena sebelumnya diduga sudah berhasil ‘menguasai’ titik lemah pengawasan sipir. Saking hebatnya menipu, Mas­ri­zal, disebut-sebut su­dah ber­kali-kali ‘menyiram’ oknum sipir Lapas Paya­kumbuh de­ngan pecahan uang. Terakhir, dia meminta dua orang sipir, mengan­tarkannya ke Pekan­baru, un­tuk suatu keperluan. Ko­nyolnya, permintaan ini dipe­nuhi oknum sipir. (hr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]