Enam Jorong di Paninggahan Dambakan Air PDAM


Senin, 02 Februari 2015 - 18:31:54 WIB
Enam Jorong di Paninggahan Dambakan Air PDAM

Yoserizal menyebutkan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga setempat saat ini hanya mengandalkan sumur galian dan mata air yang jaraknya cukup jauh dari pemu­kiman warga.

Baca Juga : Kadis Dukcapil Kabupaten Pessel Lakukan Sidam ke Unit Kerja Layanan di Kecamatan

“Warga sangat mendam­bakan adanya air bersih PD­AM yang mengalir ke rumah-rumah, seperti daerah lain,” keluhnya.

Selain persoalan air bersih, warga setempat juga berharap kepada pemerintah daerah memberikan perhatian kepada daerah itu dalam hal perbaikan fasilitas infrastruktur bagi warga.

Baca Juga : Distanhortbun Laksanakan Rakor dan Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi Triwulan I

Hal ini lantaran jalan-jalan di nagari ini sudah banyak yang berlubang, sehingga meng­ganggu kelancaran transportasi di daerah itu.

“Kalau hujan akan banyak ditemukan genangan air. Se­dangkan jika panas, debunya menyebar kemana-mana, ini sangat mengganggu aktivitas warga,” tuturnya.

Baca Juga : BPJS Kesehatan Bermanfaat Bagi Pengobatan Lansia

Di hadapan Wabup Desra Ediwan, Kepala BPM Khairi Yusri, Kadis Capil Muspian, Kadis PU Fahtol Bari, Sek­retaris Dinas Pendidikan Zul­fadli, Kabag Kesra Suhar­men, anggota DPRD Nursi­yam, Kasat Pol PP Raflis, tokoh masyarakat dan ratusan warga­nya, Yoserizal menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada wabup Desra Ediwan untuk maju sebagai Bupati Solok men­datang.

“Beliau sudah berpe­ngala­man dan sudah tahu kebutu­han warga selama ini, maka­nya kami bersama warga men­dorong agar pak wabup me­lanjutkan kepemimpinan ke depan sebagai Bupati Solok mendatang,” pungkasnya.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Covid-19 di Sumbar: Positif 175, Sembuh 172, dan Meninggal Dunia 3 Orang

Sementara itu, menjawab keluhan warga terhadap kebu­tuhan air bersih di daerah itu, Wabup Desra Ediwan meng­ungkapkan pada anggaran tahun 2015 ini, Pemkab Solok telah menganggarkan dana sebesar Rp 300 juta untuk penambahan instalasi air ber­sih PDAM bagi warga di dae­rah penghasil beras itu.

“Dari segi jumlah, dana itu mungkin belum bisa menja­wab kebutuhan warga secara keseluruhan, makanya kita akan tetap upayakan adanya penambahan dana dengan me­ng­a­jukan permohonan bantu­an ke pemerintah pusat,” jelas Desra.

Terkait masalah jalan yang berlubang, Desra menye­but­kan, untuk jalan Sumani hingga ke Malalo yang notabene akan melewati Nagari Paninggahan, Pemkab Solok telah mengu­sulkan kepada pemerintah provinsi untuk dijadikan jalan alternatif provinsi. Bahkan menurutnya pihak provinsi sudah memangil kadis PU, untuk melakukan peng­hitu­ngan anggarannya.

“Kalau ini jadi dilaksa­nakan, kami juga minta warga mengerti ketika ada permin­taan tanah untuk pelebaran jalan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penggalangan dana melalui badoncek untuk pem­bangunan Mesjid Nurul Yaqin setempat dan terkumpul dana sebesar Rp 5 juta. Sementara dari pribadi Desra juga me­nyumbang sebesar Rp 1,5 juta. “Nanti akan kita upayakan adanya penambahan bantuan dari Pemkab Solok sebesar Rp 10 juta,” katanya. (h/ndi)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]