Kalapas Bukittinggi Disiram Bensin


Senin, 02 Februari 2015 - 18:58:36 WIB
Kalapas Bukittinggi Disiram Bensin

Dari penuturan Muji Wi­dodo, peristiwa itu terjadi seki­tar pukul 08.15 WIB. Awalnya setelah memimpin ucapara rutin di Lapangan Lapas Klas IIA Bukittinggi, dirinya langsung masuk ruangan untuk me­me­riksa berkas-berkas.

Baca Juga : Dinilai Melanggar Prokes, Pertandingan Koa Dibubarkan Polisi

Belum lama berada di rua­ngan, mendadak muncul pelaku yang masuk ke ruangannya dan langsung duduk di hadapan Muji Widodo. Bahkan tanpa basa-basi pelaku mengeluarkan kata keras dan mengancam akan membu­nuh Muji Widodo, sam­bil me­me­gang sekitar satu liter bensin yang dibungkus plastik bening.

“Ketika saya berdiri, dengan cepat pelaku melempar bensin itu ke arah badan saya dan bensin dalam plastik itu mem­basahi baju dinas saya. Namun ketika pelaku ingin mengambil korek api untuk membakar saya, dengan cepat saya rampas korek apinya, sehingga saya selamat,” ujar Muji Widodo.

Baca Juga : Sumbar Butuh Jalan Tol Padang - Pekanbaru

Tak puas dengan kegagalan itu, pelaku lalu mengambil kursi untuk dilemparkan ke korban. Namun lagi-lagi kor­ban meme­pet badannya ke arah pelaku yang membuat aksi pelaku kem­bali gagal.

Tak sampai di sana, pelaku semakin buas dan menyerang korban habis-habisan dengan tangan kosong. Bahkan aksi baku hantam itu terus terjadi ketika korban berada di luar ruangan untuk melarikan diri. Kejadian ini membuat korban mengalami luka lecet pada bagian bibir bawah sebelah kiri. Korban juga mengalami nyeri pada bagian tulang rusuk sebelah kiri.

Baca Juga : Mellysa Kistiand Putri Terpilih Sebagai Runner Up I Duta GenRe Tanah Datar 2021

“Ketika berada di luar rua­ngan, saya sempat minta tolong. Beruntung dua pekerja bangu­nan yang sedang mengecat mem­bantu saya. Namun tak disangka, pelaku kemudian mengeluarkan pistol dari dalam tas sandang yang dibawanya. Untung pistol itu macet, sehingga saya sela­mat,” ujar Muji Widodo.

Ketika Muji Widodo ber­hasil lolos, pelaku kemudian melampiaskan kekecewaannya kepada pegawai lain. Akibatnya, Kasi Tata Usaha Lapas Klas IIA Bukittinggi, Dedi Suhendri, juga sempat disiram bensin pada bagian muka.

Baca Juga : 10 Calon Pimpinan Baznas Pariaman Ikuti Seleksi Tahap Wawancara

Atas kejadian ini Muji Widodo melapor ke Polres Bukittinggi. Muji Widodo ketika berada di Mapolres Bukittinggi mengaku, tidak memi­liki dendam pribadi dengan anak buah­nya yang menjadi pelaku itu. Ia juga mengaku belum terlalu jauh meng­e­nal pelaku, dengan alasan dirinya baru sekitar tiga bulan menjadi Kalapas Klas IIA Bukit­tinggi.

Meski demikian, Ia meyakini, aksi nekad pelaku disebabkan kei­nginan pelaku yang menolak dimu­tasi ke LP Sijunjung.

“Seharusnya, Indra Nelfi ini sudah dimutasi pada Desember 2014 lalu. Tapi beliau bersikukuh ingin tetap di Lapas Klas IIA Bukit­tinggi. Sebagai wujud penolakannya, Ia nekad ingin membunuh saya,” ujar Muji Widodo.

Muji Widodo juga mengaku tidak mengenal pistol yang dibawa pelaku, karena tidak ada seorangpun petugas Lapas Klas IIA Bukittinggi diper­senjatai dengan senjata api. Bahkan dirinya sebagai Kalapas juga tidak memiliki senjata api.

“Saya tidak tahu darimana pela­ku mendapatkan pistol. Apakah senjata itu hasil selundupan atau softgun, saya tidak tahu. Saya juga tidak mengetahui jenis pistol yang dipakai pelaku,” papar Muji Widodo.

Terkait kejadian ini, Kapolres Bukittinggi AKBP Amirjan menga­takan, pihaknya masih menelusuri dan mendalami kasus tersebut, serta sedang mengumpulkan barang buk­ti. Ia berjanji akan menindaklanjuti kasus tersebut dengan sesegera mungkin.

Kasat Reskrim Polres Bukit­tinggi AKP Albert Zai menam­bahkan, dalam kasus ini, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa satu korek api batang dan satu helai plastik yang digunakan pelaku untuk membawa bensin.

“Pelaku telah kami jemput dan dimintai keterangan, tapi belum diamankan. Pelaku dijerat pasal 335 dengan ancaman penjara di bawah lima tahun. Kami belum bisa men­jerat pelaku dengan pasal 351 atau 352, karena belum ada hasil visum dari korban,” jelas Albert Zai. (h/wan)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]