Lurah Kalumbuk Dilaporkan ke Polisi


Kamis, 05 Februari 2015 - 19:19:15 WIB
Lurah Kalumbuk Dilaporkan ke Polisi

Dalam laporan polisi ter­catat nomor: LP/88/K/II/2015 /Sektor Kuranji, dikatakan permasalahan bermula dari konsolidasi pembebasan tanah atau land clearing jalur dua Bypass km 10. Sementara, lurah sendiri dalam laporan tersebut dikatakan tidak ada urusan (kepentingan).

Baca Juga : Ada Pos Pelayanan Prokes di Pasar Raya Padang

Berdasarkan informasi ya­ng dihimpun Haluan, se­benar­nya kejadiannya sudah se­ming­gu yang lalu. Warga masih menunggu niat baik dari ke­pala lurah, untuk mendatangi warga dan menyelesaikan per­soalan secara baik-baik. Na­mun, tidak ada tanda-tanda keinginannya untuk berdamai. Akhirnya, Amir yang meru­pakan warga Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, mela­porkan perbuatan tidak men­ye­nangkan kepada polisi.

Kepada petugas, pelapor  menceritakan kronologis ke­jadian yang membuat hatinya tak enak. “Awalnya, dia me­n­da­tangi kami di kawasan Ka­lum­buk dan sempat cekcok dengan warga. Setelah itu, ia mengancam dengan men­yu­ruh­ alat berat jenis eskavator untuk menghantam kami. ti­dak hanya itu, ia juga men­dorong dan meneriaki saya dengan kata-kata kotor,” kata Amir kepada petugas di Ma­pol­s­ek Kuranji, Kamis (5/2).

Baca Juga : Jadwal Pendaftaran CPNS 2021 di Padang Belum Jelas

Mendengar dan melihat kejadian itu, warga hampir kehilangan kesabaran dan ingin membalas perlakuan kasar terlapor. Tapi, warga lainnya mencoba untuk menenangkan. “Kalau tidak cepat di­tenang­kan, mungkin warga akan bertindak anarkis,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kuranji Kompol Asril Pra­setya mengatakan, bahwa lapo­ran warga telah diterima dan kini kasusnya tengah dilakukan penyelidikan dan pe­ngem­bangan lebih lanjut. “Kasus ini hanya pen­ce­maran nama baik saja dan penyidik akan me­manggil para saksi untuk dimin­tai ke­te­rangannya,” ungkapnya.

Baca Juga : Dilepas Rektor UIN IB Padang, Jenazah Masnal Zajuli Dimakamkan di Tanah Datar

Sekretaris Lurah Kalum­buk, Idrus mengatakan, warga me­laporkan ke polisi terkait kasus tersebut, wajar-wajar saja. Itu dinilai, sebagai pen­carian titik kepuasan warga. Namun, untuk kronologis lebih baik langsung konfirmasi kepala lurahnya.

Ketika dikonfirmasi warta­wan kepada Syamsir menga­takan, peristiwa tersebut meru­pakan kejadian biasa saat berada di lapangan dan warga melaporkan ke polisi adalah haknya. Sedangkan Camat Kuranji, Salisma enggan mem­berikan keterangan perihal laporan terhadap salah satu lurahnya tersebut. “Tidak ada terjadi apa-apa. Lebih baih tanya saja pada orang yang melapor,” katanya. (h/mg-fds)

Baca Juga : Hendri Septa Serahkan Paket Sembako untuk Warga Sekitar TPA Air Dingin

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]