Penertiban PKL Pasar Pagi Berujung Ricuh


Jumat, 06 Februari 2015 - 19:30:59 WIB
Penertiban PKL Pasar Pagi Berujung Ricuh

Zaianal Efendi, koor­dina­tor pedagang pasar menga­takan, penertiban lapak PKL penjual makanan kering dan buah ini tidak menda­patkan sosialisai sebelumnya, sehing­ga para pedagang  jadi ke­bingungan harus pindah kemana.

“Seharusnya pihak yang berkepentingan dengan pem­benahan pasar ini melakukan sosialisai sebelum nya, dan tempat relokasi sementara mereka tentunya harus dise­dia­kan juga, sehingga tidak merugikan mereka. Jadi sangat disayangkan sudah tidak ada informasi pemindahan da­gangan merekapun jadi beran­takan, padahal mata penca­harian mereka hanya dari berdagang disini saja. Jadi mau makan apa mereka seka­rang pada hal kan kita sesama manu­sia punya pera­saan, tentunya harus berto­leransi terhadap pedagang,” ucap Zainal dengan nada emosi.

Sedangkan informasi yang Haluan peroleh dari Gusniyeti Zaunit, Kepala Diskoperindag Kota Pariaman mengatakan, pada tanggal 6 Januari 2015 persoalan penertiban para pedagang di Pasar Pariaman telah di sosialisasikan bahkan para pedagang. Mereka juga di undang untuk membicarakan masalah pemindahan dan pe­ner­tiban lapak mereka..

“Jauh sebelumnya sudah kita informasikan juga bahwasa pemindahan pedagang pasar pagi yang berada di jalur dua sebelah kanan bagian selatan akan di relokasi ke Terminal Jati Pariaman. Kemudian akan dilanjutkan juga dengan pener­tiban lapak PKL pedagang kue kering tadi. Seterusnya pe­dagang buah-buahan yang berada mulai dari depan stasiun kereta api yang berjejer hingga ke depan toko baru arah utara akan di relokasi juga untuk penertiban dan pena­taan pasar Pariaman,” ungkap Gusniyeti.

Ia juga mengatakan, bah­wa pada deretan depan toko pasar lama dari ujung barat hingga timur tempat lapak PKL tadi, akan dipasangkan atap canopy yang dimulai pada Kamis pagi tersebut sehingga para peda­gang hanya sedikit bergeser kepinggir saja.

“Mungkin sebagian pemi­kiran para pedagang mereka akan dipindahakan juga ke Terminal Jati, padahal tidak dan nantinya merekapun bisa menempati tempatnya semula. Dan penertiban ini kita laku­kan karena para pedagangpun sudah berjanji bahwasa pada Rabu (4/2)  malam mereka akan mengososngkan tempat untuk sementara, ternyata pada Kamis pagi nyatanya mereka masih disana,” pung­kas Gusti.

Ia juga menjelaskan, sete­lah pemasangan atap canopy selesai para pedagang buah yang berjejer di depan stasiun akan direlokasi ketempat ini yang akan digabung dengan para pedagang kue kering, sedangkan area parkir kenda­raan roda dua akan dipin­dahkan keseluruhannya ke depan deretan toko pasar baru. (h/mg-man)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]