Kontraktor Diminta Perhatikan Kualitas dan Mutu Pekerjaan


Senin, 09 Februari 2015 - 19:25:11 WIB
Kontraktor Diminta Perhatikan Kualitas dan Mutu Pekerjaan

“Jika kebijakan ini nanti­nya tidak sesuai dengan ke­inginan rekanan, saya siap untuk diadukan dan dipen­jara,” tegas Walikota Sawah­lunto, Ali Yusuf, ketika mem­buka Muscab BPC Gapensi Sawahlunto, Senin (9/2).

Baca Juga : Rehab Jaringan Irigasi Tersier Pariaman Dilakukan di 8 Titik

Ali Yusuf mengatakan, selama ini rekanan cenderung asal tawar, asal rendah, se­hing­­ga tidak sesuai dengan asas manfaat dan bermutu serta kualitas dari pekerjaan yang telah direncanakan de­ngan matang.

Akibatnya, banyak reka­nan yang meninggalkan pe­ker­jaan dengan begitu saja. Ujungnya, tentu saja peker­jaan yang meru­pakan bagian dari program pembangunan kota menjadi terhalang.

Baca Juga : Petugas Laboratorium LH Pariaman Melaksanakan Training Operasional Maintenance AAS

Kesejahteraan masyarakat, yang diharapkan muncul dari program yang direncanakan pun tidak tercapai, apa yang dicita-citakan pemerintah un­tuk menciptakan masya­rakat yang sejahterapun kan­das.

Program pembangunan yang diluncurkan pemerintah dengan memanfaatkan uang rakyat, tidak hanya asal sele­sai dan asal sudah. Namun juga memiliki efek yang lang­sung dapat dirasakan masy­a­rakat.

Baca Juga : Viral Siswi Non-Muslim di Padang Dipaksa Pakai Jilbab, Ini Kata Disdik Sumbar

Di hadapan para pembo­rong tersebut, Walikota Sawah­­­­lunto Ali Yusuf terli­hat meng­ungkapkan rasa ke­ke­ce­waan­nya, dengan bebe­rapa proyek pembangunan yang tidak bisa dirampungkan rekanan.

Dalam setiap proyek, su­dah direncanakan besaran keuntungan yang akan diraih rekanan dengan kisaran an­tara 10 hingga 15 persen dari total pagu yang dianggarkan. Aneh­nya, rekanan justru mam­pu turun hingga 20 persen dari pagu dana.

Baca Juga : Perbaikan Jembatan di Jalan Padang-Bukittinggi, Masyarakat Diminta Ambil Jalan Alternatif

“Pemerintah sangat meng­harapkan profesional reka­nan dalam menye­lesaikan jasa dan kontruksi yang diker­jakan. Lakukan survey, lihat kondisi lapangan, baru buat pena­waran,” tambahnya.

Dalam APBD Sawahlunto 2015, yang memiliki total anggaran Rp612 miliar lebih, 53 persen diantaranya meru­pakan belanja modal baik jasa maupun kontruksi, yang da­pat dimanfaatkan rekanan untuk bekerja. Bapak bera­nak tiga itu mengungkapkan, setidaknya terdapat lebih kurang Rp87 miliar anggaran yang berada di Dinas Peker­jaan Umum, se­dang­kan sisa­nya tersebar pada 29 Sa­tuan Kerja Perangkat Daerah.

“Jika rekanan dapat be­ker­­ja profesional sesuai de­ngan himne dan marc Ga­pensi yang dilantunkan, pem­bangunan Sawahlunto akan dapat men­capai cita-cita yang diinginkan selama ini, yakni masyarakat sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BPC Gapensi Sawahlunto Ismed dalam pembukaan Mus­­cab mengharapkan, pe­lak­sanaan Muscab dapat ber­langsung dengan aman dan tertib, dan mengedepankan musyawarah.

Ismed yang telah dua pe­riode memimpin Ga­pen­sidan kini menduduki jabatan Wakil Walikota Sawahlunto, meng­harapkan seluruh ang­gota Gapensi un­tuk ikut ber­kon­tribusi dan mendukung prog­ram pemba­ngunan yang ada.

“Mari kita dukung prog­ram pembangunan, dengan melak­sanakan tugas dan fung­si serta bekerja secara pro­fesional, mematuhi aturan yang telah ada. Sehingga tidak menjadi beban hukum di kemu­dian hari,” ungkapnya.

Ketua Kadin Sawahlunto, Efendi Boer yang hadir d­a­lam kesempatan tersebut mengha­rapkan, demi men­dukung pem­­­bangunan dae­rah, agar tidak ada inter­vensi dari ber­bagai lembaga yang ada.

Selain itu, pria yang juga politisi tersebut, juga meng­harapkan dukungan perbankan dalam penyediaan kredir, guna memperlancar kegiatan jasa konstruksi dan penyedia b­arang.

“Dukungan perbankan sa­ngat dibutuhkan. Sehingga dalam pembangunan kota sa­wah­lunto dapat berjalan de­ngan baik. Begitu juga dengan rekanan agar mematuhi pera­turan yang mengatur pelak­sanaan jasa konstruksi itu sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, dalam pe­lak­­sanaan Muscab Gapensi Sawahlunto periode jabatan 2014 – 2019, diga­dang-g­a­dang akan mengu­sung Is­manto Marjid sebagai ke­tua, untuk kepemimpinan lima tahun mendatang.

Beberapa anggota meng­ungkapkan, Ismanto Marjid merupakan sosok yang mudah bergaul dan diterima secara merata dalam organisasi yang berdiri secara nasional semen­jak tahun 1959 silam tersebut. BPC Gapensi Sawahlunto me­mi­liki 50 keanggotaan, 35 diantaranya memiliki suara dalam Muscab yang sedang diselenggarakan. Sedangkan sisanya, 15 anggota merupakan merupakan anggota biasa.(h/dil)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]