Tak Penuhi Syarat, Santunan Kematian Terhenti


Selasa, 10 Februari 2015 - 19:23:04 WIB
Tak Penuhi Syarat, Santunan Kematian Terhenti

Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah menga­takan, tidak bisa melakukan apa-apa dan hanya bisa mengikuti aturan dari pemerintah pusat untuk tidak menganggarkan dana santunan kematian ini.

Baca Juga : GOR H Agus Salim Padang Ditutup, Pedagang: Sabtu dan Minggu Harinya Kami

“Aturannya jelas. Kalau dilarang, maka santunan kematian terpaksa kita hentikan dahulu,” ujar Mahyeldi saat ditemui Haluan usai rapat koordinasi (Rakor) Gubernur dengan walikota/bupati di auditorium Gubernuran, Sumbar, Selasa (10/2).

Secara postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang, masih belum memenuhi persayaratan untuk menganggarkan hibah dan bansos sesuai dengan yang diatur Permendagri. Apabila postur anggaran pokok terpenuhi yakni pendidikan 20 persen, kesehatan 10 persen dan belanja modal 30 persen, maka dapat dianggarkan.

Baca Juga : Layanan Kesehatan Warga Binaan, Rutan Padang Teken MoU dengan Puskesmas Anak Air

“Seandainya tiga unsur pokok ini terpenuhi, ya kita anggarkan santuanan kematian ini,” tuturnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kota Padang, Syahrul menuturkan, sebelumnya pos anggaran untuk santunan kematian ini memang telah dianggarkan dalam APBD Kota Padang. Namun, setelah dievaluasi pengadaan dana ini ditangguhkan menunggu keputusan Mendagri, karena dilarang.

Baca Juga : Memasuki Musim Kemarau, Perumda AM Kota Padang Minta Warga Hemat Air

“Kalau untuk pendidikan dan kesehatan kita sudah memenuhi syarat, tapi untuk belanja modal masih 15 persen. Dan itu masih kurang dari ketentuan dari pusat,” terang Syahrul.

Meskipun begitu, Pemko Padang masih bisa me­nunggu petunjuk teknis dalam penganggaran ini. Sehingga saat ini, khusus untuk anggaran tersebut hanya bisa ditangguhkan untuk penyalurannya.

Baca Juga : 61 Nakes di Puskesmas Andalas Siap Divaksinasi

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menegaskan kepada Pemko Padang untuk tidak menganggarkan dahulu dana hibah dan bansos termasuk santunan kematian. Karena, dari evaluasi APBD Kota Padang 2015, belum memenui alokasi anggaran wajib. (h/mg-isr)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]