Perawat Cantik Alami Luka Lebam


Selasa, 10 Februari 2015 - 19:39:40 WIB
Perawat Cantik Alami Luka Lebam

“Memang didapati luka lebam di tubuh korban, tapi kami belum bisa memastikan apakah diakibatkan benda tumpul saat jatuh ke sungai atau akibat penganiayaan oleh oknum Brigadir N,” kata Agoeng saat Haluan meng­hu­bungi ke telepon genggamnya, Selasa (9/2) tanpa menjelaskan dengan detail di mana spot lu­ka lebam yang diderita korban.

Baca Juga : Alhamdulillah! Bayi Penderita Ekstrofi Bulli Bladder di Solok Dibantu Anggota DPR

Untuk memastikan penye­bab luka lebam tersebut, lanjut Agoeng, beberapa anggota bersama Kasat Reskrim dan Kasat Intel menuju ke Bu­kittinggi untuk meminta kete­rangan saksi ahli.

“Anggota saya pergi ke sana untuk memintai kete­rangan terkait hasil autopsi tersebut. Sebab, dokter yang melakukan autopsi dari Bu­kittinggi. Apa­bila telah selesai anggota saya memintai kete­rangan, nanti akan dibe­ri­tahukan hasilnya,” jelasnya.

Baca Juga : Alokasi Pupuk Bersubsidi di Solsel Berkurang, Tidak Cocok dengan Target Tanam

Hingga sekarang, kata Ka­polres Pasaman, oknum N dari unit Narkoba masih ditahan dan diduga oknum tersebut melakukan pelanggaran di­siplin. Oknum N melakukan asmara dengan wanita yang telah mempunyai suami.

Pernyataan Kapolres ini memperkuat hasil penyidikan anggota Bidpropam Polda Sumbar turun melakukan pe­nyelidikan sejak lima hari lalu. Tim ini menyimpulkan briga­dir N melakukan pelanggaran disiplin.

Baca Juga : Jadi Biang Kerok Banjir, DPRD Sumbar Dorong Percepatan Normalisasi Batang Lembang

“Saat saya berkoordinasi dengan Kabid Propam Polda Sumbar, bah­wa penyelidikan anggota Propam di sana ditemukan adanya pelanggaran disiplin,” kata Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Syamsi kepada Haluan.

Bentuk pelanggaran disiplin terhadap oknum N unit Narkoba Polres Pasaman, kata Syamsi, ok­num tersebut telah menyalahi atu­ran, karena menjalin asmara dengan wanita yang telah bersuami. Kemu­dian, apakah perawat ini dibunuh atau tidak masih belum diketahui.

Baca Juga : Kodim 0305 Pasaman Temukan Kesadaran Warga Patuhi Prokes Masih Rendah

“Hasil penyelidikan Propam Polda Sumbar telah direko­men­dasikan ke Kapolres Pasaman untuk ditindaklanjuti. Kini oknum terse­but telah ditahan di Polres setem­pat,” ujarnya.

Atas peristiwa tersebut, penyidik Polres Pasaman telah memeriksa 13 saksi. Dari keseluruhan saksi itu, kata Syamsi, tidak ada yang menge­tahui kalau perawat tersebut dibu­nuh. Walaupun demikian, petugas terus melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Seperti berita sebelumnya, Pera­wat cantik bernama Dewi Septa Maidona (38), warga Simpang Rum­bai Pasar Rao Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman ditemukan tewas di sungai dekat Bendungan Panti-Rao, Senin (2/2) sekitar pukul 19.30 WIB. Korban sendiri saat itu sempat dilihat beberapa warga tengah bersama oknum anggota Polri setempat sebelum akhirnya ditemukan tewas.

Peristiwa ini menarik perhatian Kapolda Sumbar, Brigjen Drs Bam­bang Sri Herwanto. Ia langsung turun ke Pasaman, Jumat (6/2) lalu seka­ligus memastikan oknum anggo­tanya, Brigadir “N” terindikasi memiliki hubungan asmara dengan korban. (h/nas)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]