Meningkat 100 Kasus, Pekanbaru KLB DBD


Rabu, 11 Februari 2015 - 19:13:52 WIB
Meningkat 100 Kasus, Pekanbaru KLB DBD

Pasalnya, sesuai program pemerintah Kota Pekanbaru, dalam skala prioritasnya, pro­gram di bidang kesehatan merupakan salah satu yang diutamakan pemerintah, atau yang menjadi skala prio­ritas.

“Ini yang kita katakan tidak masuk akal, ketika instansi yang menjadi skala prioritas (kese­hatan) mengeluhkan soal ang­garan. Artinya kita te­gaskan jika Dinas Kesehatan itu tidak me­mi­liki program khusus, teru­tama masalah pe­na­nganan DBD. Sangat jelas jika Diskes tidak memiliki program dan perhatian serius,” kata Sondia warman saat di­kon­firmasi war­tawan Rabu (11/2).

Sondia Warman mengakui, memang tidak mungkin juga pemerintah mengetahui kapan penyakit tersebut dipastikan datang. Namun setidaknya program untuk melakukan antisipasi terhadap DBD yang telah ditetapkan jadi KLB sudah tersedia sedini mungkin.

“Penyakit tidak akan per­nah kita tahu kapan da­tangnya, apala­gi kita bicara masalah DBD yang merupakan siklus setiap tahun­nya. Namun kita mengha­rapkan kepada Diskes, seharusnya jauh hari telah menyaipakan segala persiapan seperti fogging, pen­danaan, petugas, dan lainnya. Kita sangat tidak ingin jika kasus yang telah kita ketahui sebe­lumnya menjadi sebuah kekha­watiran dimata masya­rakat teru­lang hanya karena ketidak siapan peme­rintah dalam me­ la­kukan antisipasi, apalagi kini menim­bulkan korban jiwa,” kata Son­di.

Sesuai tupoksinya kata Son­dia, dalam penganggaran khu­susnya untuk kepentingan ma­syarakat banyak, DPRD tidak akan pernah memper­sulit, bah­kan anggaran yang diajukan jika jauh hari dia­jukan akan tambah.

“Kita berharap kepada instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dapat menunjukan berapa acuan dari kebutuhah untuk pela­yanan kepada ma­sya­rakat ini. Artinya Dinas Kesehatan, tidak perlu ragu ragu untuk menyampaikan kepada DPRD berapa ang­garan yang sesung­guhnya dibu­tuhkan. Karena tidak ada ala­san bagi peme­rintah terken­dala karena pendanaan. Se­hing­ga menimbulkan

pertanyaan, masalah pen­da­naan kapan DPRD men­co­ba halanggi. Karena jika itu ril itu untuk masyarakat kena­pa tidak,” tegas Sondia.

Dikatakan politisi PAN ini lagi, seharusnya Dinas Kese­hatan jauh jauh hari sudah siapkan langkah antisipasi, sebelum keadaan dari cuaca yang menjadi faktor berkem­banganya kasus DBD tersebut. Artinya Diskes dengan segala programnya sudah harus turun langsung melakukan eksen, seperti melakukan foging, memberikan sosialisasi kepa­da masyarakat tentang 3m+ dan lainnya.

Kalau ini menjadi perhatian serius pemerintah, DPRD pada tahun berikutnya siap meng­ang­garkan sesuai kebu­tuhan bahkan lebih. Jadi sekali lagi tidak ada lagi Diskes hanya memandang kawasan yang rawan saja. karena itu dinilai diskriminasi.”Imbuh Sondi. (hr)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]