Wabup Canangkan Penanaman Jagung Organik


Rabu, 11 Februari 2015 - 19:14:31 WIB
Wabup Canangkan Penanaman Jagung Organik

Wabup Irdinansyah Tar­mizi sangat mendukung ke­giatan yang dilaksanakan Ko­dim 0307 Tanah Datar yang telah mensponsori tanaman pangan dengan pola pemu­pukan secara organik, sebe­lum­nya juga telah dicanangkan Padi Tanam Sabatang sistem organik seluas satu hektar di Nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas.

Untuk selanjutnya Wabup mengharapkan adanya MoU antara Pemda Tanah Datar dengan Kodim 0307 Tanah Datar untuk melaksanakan kegiatan tanaman pangan, sehingga program nasional untuk mencapai ketahanan pangan nasional itu dapat terwujud.

Khusus di kabupaten Ta­nah Datar sudah surplus pa­ngan, namun ke depan hasil pangan itu perlu terus diting­katkan, dsamping untuk me­ningkatkan kesejahteraan mas­yarakat sekaligus juga untuk mencapai ketahanan pangan nasional.

Menurut Irdinansyah Tar­mizi, sangat banyak manfaat yang diperoleh kalau petani memakai pupuk organik, dian­taranya kesuburan tanah akan bertambah karena tanah sela­ma ini sudah dikotori oleh banyak bahan kimia, kemu­dian efisiensi biaya karena pupuk organik bisa dibuat sendiri oleh petani, produksi yang me­ning­kat dan tingkat kesehatan mas­yarakat juga akan me­ning­kat karena tidak lagi memakai pupuk non organik.

Dandim 0307 Tanah Datar Sutrisno Wibowo menje­las­kan, saat ini sudah menjadi program pusat untuk menjaga ketahanan pangan nasional, TNI secara nasional ikut turun ke sawah membantu masya­rakat bekerjasama dengan instansi terkait agar masya­rakat dapat termotivasi dengan menggunakan pupuk organik.

Kodim 0307 Tanah Datar telah mencanangkan tanam padi sabatang seluas 1 ha di Nagari Pagaruyung dengan pola memakai pupuk organik, saat ini juga dicanangkan tana­man jagung organik beker­jasama dengan Kelompok Tani Muda Berkarya Nagari Ram­batan.

Untuk tanaman padi yang biasanya hasilnya 4 sampai 5 ton per hektarnya, maka de­ngan pola ini ditargetkan akan menghasilkan 15 ton setiap satu hektar gabah kering.

Begitu juga untuk tanaman jagung kalau biasanya hasilnya hannya 6-7 ton/ha, melalui metode baru ini ditargetkan hasilnya mencapai 9-12 ton/ha.

“Bibit jagung yang unggul ditanam satu biji setiap lobang, diharapkan akan bertunas menjadi empat batang, masing-masing batang berbuah sampai 6 buah, dengan demikian hasilnya juga akan berlipat ganda,” ujar Dandim Sutrisno Wibowo yang merakyat ini.

Pupuk organik yang digu­na­kan merupakan produksi sendiri, dimana juga sudah ada percontohan dari salah se­orang anggota Kodim di Paga­ruyung yang beternak sapi dan mengolah limbahnya sendiri menjadi kompos.

“Jadi pertanian organik ini sangat banyak keuntungannya, di samping biaya rendah juga akan mendapatkan hasil yang berlipat ganda dengan hasil panen yang sehat untuk dikonsumsi karena terbebas dari pestisida,” ujar Sutrisno Wibowo. (h/emz)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]