Kebakaran Hutan Buruk Bakul Meluas


Kamis, 12 Februari 2015 - 19:27:25 WIB
Kebakaran Hutan Buruk Bakul Meluas

Kebakaran diprediksi akan terus meluas mengingat kon­­di­si udara yang panas terik ditambah oleh kondisi eks lahan perusahaan yang diisi dengan kayu yang sudah dite­bang, sehingga dengan mudah terbakar.

Baca Juga : Mantap! Koto Ilalang Homestay Raih Sertifikat CHSE dari Kemenparekraf

“Pembatas yang kami buat dua hari lalu menggunakan alat berat, sudah dilewati api. Kami perkirakan luas lahan yang terbakar di Buruk Bakul ini sudah lebih 100 hektar,” ujar Kepala Badan Penang­gulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Kabupaten Bengka­lis, Moch Jalal, Kamis (12/2).

Mengingat api semakin sulit dikendalikan, tambah Jalal, maka Bupati Bengkalis sejak Rabu kemarin menya­ta­kan Da­ru­rat Karhutla. Untuk itu pi­haknya saat ini sedang menyi­apkan Posko Terpadu yang nan­tinya akan ada koman­do untuk penanganan karhutla ini.

Baca Juga : Asyiknya Wisata di Moosa Edufarm: Mengenal Sapi Wagyu Penghasil Daging Termahal di Dunia

“Pihak Provinsi telah me­min­ta data kepada kita terkait kondisi terakhir luas lahan yang terbakar di Kabupaten Beng­kalis untuk menentukan lang­kah pena­nganan selanjut­nya,” u­jar Jalal.

Selain di Buruk Bakul, tam­bah Jalal, kebakaran besar juga terjadi di Desa Sungai Linau dan Sumber Jaya.  Keba­karan di dua wilayah tersebut juga terjadi di la­­han eks peru­sahaan yang are­alnya cu­kup luas. Semen­tara  ak­ses menuju lokasi cukup sulit se­hingga regu pemadam tidak mam­­pu ber­buat banyak. Keba­ka­ran juga terjadi di  Keca­matan Rupat, tepatnya di Desa Terkul dan Pergam. Sementara di Ru­pat Utara terjadi di Hutan Sa­mak.

Baca Juga : Lari Pagi Bersama Sandi Uno, Audy Joinaldy Bahas Strategi Pengembangan Pariwisata Sumbar

“Untuk Pulau Sumatera, tiga titik terbakar ini meru­pa­kan area terluas. Ke­mu­dian di Pulau Rupat. Untuk Pulau Rupat, kami tidak terlalu khawatir karena masih bisa dikendalikan dan lahan yang terbakar tidak terlalu luas,” ujarnya. Terpisah, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh mengatakan, kebakaran yang terjadi di Ka­bupaten Beng­kalis selain karena unsur kese­ngajaan ma­sya­rakat terten­tu, juga didu­kung faktor kemarau yang berke­panjangan dan angin kuat.

“Memang ada masyarakat tertentu yang sengaja memba­kar lahan, namun fak­tor kema­rau yang berke­pan­jangan serta tiup­an angin kencang juga men­jadi faktor pemicu. Heran juga saya, di tempat lain hujan tapi di Bengkalis sudah lebih sebulan ini terjadi kemarau,” ujar Herli­yan ditemui usai mengha­diri acara pelepasan magang maha­siswa Akademi Komu­nitas Ne­geri Bengkalis.

Baca Juga : Khusus Januari-Februari, Emersia Hotel Batusangkar Beri Paket Khusus Spesial Deal Rindu

Juru bicara dan Public Relations Sinarmas Forestry Wilayah Riau, NurulHuda, ketika dihubungi media men­je­laskan, water bombing meng­gunakan heli ini untuk men­dukung pemadaman ground (darat) yang dilakukan Regu Pemadam Kebakaran Sina­r­mas dan  PT Sakato Pra­ta­ma Makmur bersama Tim BPBD-Damkar Bengkalis di bawah kendali Kapolres Beng­kalis.(hr)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]