Fans Pertanyakan Lobi PT KSSP ke PSSI


Kamis, 12 Februari 2015 - 19:40:02 WIB
Fans Pertanyakan Lobi PT KSSP ke PSSI

Tak melunak Komding PSSI itu bertolak belakang dengan beberapa keputusan PSSI sebelumnya yang meringankan beberapa hu­kuman terhadap pemain dan tim pada edisi sebelumnya. Contohnya Pemain Persiwa Wa­mena, Edison Pieter Romaropen, yang men­dapatkan sanksi larangan bermain selama seumur hidup akhirnya diringankan pada 2014 lalu menjadi satu tahun saja. Saat itu, pemain berusia 29 tahun itu memukul wasit pada laga Persiwa versus Pelita Bandung Raya (PBR) tahun 2013 lalu.

Lalu, kasus sepakbola gajah antara PSS Sleman dan PSIS Semarang. Saat tim ini diputuskan didiskualifikasi dari Divisi Utama, upaya bandingnya membuahkan hasil dimana pemain cadangan kedua tim boleh berkompetisi di musim ini.

“Ah, kok manajemen tak bisa melobi? Sayang sekali tim main di kandang tapi tak bisa ditonton. Itu kasus sepakbola gajah, PSIS malah bisa bermain dengan Persija,”kata seorang fans Semen Padang FC, Ikhsan, kemarin

Sementara itu, CEO Kabau Sirah malah pasrah atas hukuman itu. "Mau apalagi. kami sudah berusaha agar terbebas, atau paling tidak hukumannya lebih ringan. Tapi karena kepu­tusan sudah final, kami juga tak bisa berbuat apa-apa lagi," ujarnya saat dihubungi wartawan.

Dengan jatuhnya hukuman ini, sesuai jadwal  yang dirilis PSSI sebelumnya, tiga laga hukuman pertandingan kandang tanpa penonton yang akan dilakoni skuat asuhan Nilmaizar ini adalah kontra Pelita Bandung Raya (5/3), Persiram Raja Ampat (11/3), dan Bali United Pusam (16/3). "Saya kira semuanya sudah jelas, dan tak ada gunanya disesali karena putusan sudah jatuh. Kami tinggal menjadikan ini sebagai pelajaran dan bahan evaluasi, sehingga tidak terjadi lagi," ucap Daconi.(h/mat)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]