Artis dan Atlet Berwisata ke Sawahlunto


Ahad, 15 Februari 2015 - 19:03:28 WIB
Artis dan Atlet Berwisata ke Sawahlunto

“Tidak hanya untuk ber­wisata, namun destinasi Sa­wahlunto juga memiliki kan­dungan sejarah dan edukasi,” ujar komedian Rico Ceper, ketika mengunjungi kawasan Museum Gudang Ransum, kepada Haluan.

Rico bersama rekan ko­mediannya Caesar sempat ter­be­lalak ketika melihat bera­gam peninggalan bersejarah di Mu­seum Gudang Ransum, penanak nasi yang luar biasa besar, serta batu nisan tanpa nama.

Ini peninggalan luar biasa, ungkap Rico Ceper, pening­galan yang bersejarah yang menceritakan Sawahlunto ma­sa lalu. Hendaknya pening­galan tersebut dapat diles­tarikan dari satu generasi ke generasi selanjutnya.

Komedian Caesar yang terkenal dengan goyangannya itu, tidak dapat mengung­kapkan isi hatinya. Bagi pria yang mengaku pertama kali ke Sawahlunto itu, setiap warga negara Indonesia musti datang dan melihat Sawahlunto.

Selain berkunjung ke Mu­seum Gudang Ransum, rom­bongan yang diketua mantan atlet bulutangkis Taufik Hi­dayat itu, juga masuk dan merasakan dinginnya hawa Lubang Mbah Soero.

Melintasi lubang dengan kedalaman 15 meter dan pan­jang 150 meter lebih itu, Taufik bersama rekan-rekannya terli­hat sedikit was-was. Kewas-wasan mereka tersebut dise­babkan tetesan air yang terus mengalir di sepanjang lubang.

“Was-was juga, lubang yang kami lalui ini terus ditetesi air. Tapi alhamdulillah, hingga keluar dari lubang, kondisi tetap aman. Luar biasa, kami bisa melihat batu bara yang belum ditambang di sana,” tambah Bedu.

Usai menikmati beberapa destinasi, para anggota Ko­mando menyempatkan diri mengikuti pertandingan se­pak­bola persahabatan, meng­hadapi tim Sawahlunto All Star yang dikapteni Walikota Sa­wah­lunto Ali Yusuf.

Sawahlunto All Star sendiri dperkuat Wakil Walikota Is­med, Sekda Rovanly Abdams, Adriyusman, Tawon, Macan, Akmal Weris, Af, Yuri, Man­sur, Bambang Satpol sebagai kiper, dan lainnya.

Sedangkan Komando lang­sung dikapteni Taufik Hidayat, bersama Bedu, Idam, ikmal tobing 1, wahyu, Suryo Agung, nyong serta komedian, musisi dan atlet lainnya. Dua babak bermain, menunjukan kedua tim memiliki kekuatan yang sama.

Di bawah komentator ko­me­dian Komeng, per­mainan harus menggunakan babak tambahan. Tim Sawahlunto All Star sempat unggul lebih awal dalam babak tambahan. Hanya saja, dalam waktu satu menit, tim Komando juga berhasil membobol jala Sa­wahlunto.

Permainan dilanjutnya de­ngan adu finalti. Hanya saja, drama adu finalti tersebut, juga berakhir dengan kedudukan yang sama. Akhirnya, kedua tim mengambil keputusan untuk melanjutkan perta­ndi­ngan penentuan, Desember 2015 mendatang. Usai mengi­kuti pertan­dingan, malamnya Komando tampil menghibur masyarakat Sawahlunto. Mulai dari me­nyanyi, hingga guyonan dan humor yang dimunculkan para komedian.

Kedatangan Komando, ti­dak terlepas dari peran Wa­likota Sawahlunto, Ali Yusuf, yang menjadi bagian dari kepe­ngurusan organisasi tersebut. Ali Yusuf didaulat menjadi pembina organisasi. (h/dil)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]