Tiga Bocah Tewas Tenggelam


Ahad, 15 Februari 2015 - 19:33:08 WIB
Tiga Bocah Tewas Tenggelam

Menurut keterangan dari salah seorang pedagang gore­ngan yang ada di sekitar lokasi, Upik mengatakan, bahwa keti­ga anak ini masih kelihatan bermain di tepian muara su­ngai yang telah dipasangi tang­gul tersebut sekitar pukul dua siang. Namun mereka sempat dicegah oleh peman­cing ketika akan masuk ke dalam muara.

Baca Juga : BMKG Ingatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Enam Wilayah Sumbar Ini

“Memang anak-anak ini tadi siang masih kelihatan bermain di tepian muara, tapi sempat di cegat pemancing supaya tidak masuk ke dalam muara. Si pemancing itu meminta mereka untuk pulang ke rumah. Namun tidak berapa lama atau  sekitar satu jam setelah itu, orang tua korban yang kebetulan teman juga, kelihatan sedang panik mencari anak nya, sambil bertanya juga pada saya, tentang keberadaan anak nya,” ujar upik pada Haluan.

Ia juga menyampaikan, orang tua korban panik dan bingung mencari buah hatinya karena, ketika dicari di sekitar tepian muara, ibu korban hanya mendapati sandal anak nya saja, sementara anaknya tidak kelihatan.

Baca Juga : Jatah Pupuk Bersubsidi di Sumbar Berkurang Tahun 2021

“Tidak berapa lama kemudian, wargapun ikut membantu pencarian korban, dan sebagian lagi yang merupakan pemuda melakukan penyelaman ke dalam muara. Dan sekitar pukul lima sore, nyatanya memang didapati ketiga korban di dalam muara sungai,” ulas upik.

Upik meneruskan, pertama kali ditemukan dua korban oleh pemuda dalam keadaan tertelungkup, kemudian langsung di bawa ke RSUD Pariaman, dan tidak berapa lama yang satu lagi ditemukan dalam keadaan terjepit di bebatuan tanggul muara, dan dibawa juga ke rumah sakit.

Baca Juga : Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Mengancam Sumbar

Sedangkan Informasi yang di peroleh dari perawat jaga IGD di RSUD Pariaman mengatakan, dua anak yang masuk pertama sekitar pukul 17.00 WIB sudah tidak bernafas lagi, yakni Asifa (8) Mulky (5) yang  perkiraan lama tenggelam satu jam, dan Keisa (5) masuk diterima pihak rumah sakit, setengah jam kemudian dalam kondisi sama dengan korban yang lain, perkiraan lama tenggelam satu setengah jam.

Selanjutnya Haluan langsung menyambangi rumah salah satu korban pada malam harinya. Dari informasi yang didapatkan dari salah seorang warga di lokasi rumah duka Buyung mengatakan  bahwa ketiga korban merupakan anak tetangga yang saling berdektan yang satu permainan.

Baca Juga : ASN Pemko Bukittinggi Terlibat Kasus Pemerkosaan Gadis, LKAAM: Pecat, Kalau Perlu Dipermalukan saat Upacara

“Yang paling besar baru kelas dua SD, dan yang dua lagi masih TK dan PAUD, sebetulnya anak-anak ini dari pukul sebelas siang tadi, mereka sudah main-main juga di sepanjang tepian muara. Namun orang tua korban sempat menjemput mereka dan membawa pulang, mungkin lepas dari pengawasan mereka kembali lagi ke tepian muara,” kata Buyung.

Ia juga menjelaskan, kejadian serupa tenggelam nya anak-anak di sepanjang aliran muara sungai pantai Sunur yang merupakan perbatasan antara Kota dan Kabupaten Pariaman, sudah sering juga terjadi namun tenggelam dengan merenggut tiga nyawa sekaligus baru kali ini. (h/mg-man)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]