Kredit Macet Capai 50 Persen


Selasa, 17 Februari 2015 - 20:03:53 WIB
Kredit Macet Capai 50 Persen

“Awal didirikan pem­ba­yarannya berjalan lancar. Na­mun setelah masuk tahun ke dua, pembayaran pinjaman anggota ini mulai macet hingga sekarang. Pinjaman anggota berbeda-beda, mulai dari Rp1juta hingga Rp5 juta,” ujarnya.

Baca Juga : Usai Lengser, Trump Disebut Hidup dalam Ketakutan

Proses pembayaran pin­jaman ini tergantung pada perjanjian awal, ada yang mem­bayar per minggu dan ada juga yang membayar per bulannya. Untuk pinjaman Rp3 juta normalnya mereka meng­ang­sur per minggu Rp100.000 (Rp90.000 untuk angsuran dan Rp10.000 untuk tabu­ngan), dan jika diangsur per bulan Rp360.000 (Rp350.000 untuk angsuran dan Rp10.000 menabung).

“Namun hal tersebut tidak jalan, jadi kami memutuskan untuk memungut Rp5.000 per harinya, supaya mereka tidak terlalu berat membayarnya. Rata-rata anggotanya kan peda­gang yang ada di Permindo dan Pasar Raya, jadi kami agak siang baru memunggutnya,” jelasnya.

Baca Juga : Joe Biden Resmi Jadi Presiden AS, Ini Beragam Komentar dan Harapan Massa

Dana awalnya dari pendiri Rp30 juta, masing-masing anggota menyumbang mini­mal Rp500.000 tapi ada juga bagi anggota yang mampu menyumbang Rp3 juta. Ditam­bah bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang Rp300 juta. Dana inilah yang digu­nakan oleh KJKS Kelurahan Kampung Jao untuk mem­berikan pinjaman pada KK kurang mampu.

Sementara itu, volume pembiayaan yang telah dibe­rikan pada KK miskin Rp861.500.000 dari awal se­jak didirikan hingga Desember 2014, dana tersebut digunakan untuk pinjaman ke 138 KK dari jumlah KK secara ke­seluruhan 225. Sedangkan aset KJKS BMT Kampung Jao sekarang mencapai Rp352.619.000.

Baca Juga : Sri Mulyani: Joe Biden Bawa Harapan Pemulihan Ekonomi Dunia

Menurut pengelola KJKS ini, bagi nasabah yang kre­ditnya macet tidak di­per­tahankan dan dikeluarkan, sedangkan yang pem­ba­ya­rannya lancar maka pinjaman berikutnya tetap akan diberikan.  “Untuk anggota atau nasabah kami yang ter­baik adalah atas nama Sevia salah seorang pedagang pisang pang­gang. Ia tidak pernah macet dalam membayar pinja­man­nya. Yang terahir ia me­minjam Rp7 juta, setiap minggu ia membayar Rp325.000 dan baru lunas da­lam minggu lalu, jangka wak­tu pembayarannya rata-rata  25 minggu,” pung­kasnya. (h/mg-rin)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]