Jeruk Australia Masuk Padang


Kamis, 19 Februari 2015 - 18:48:34 WIB
Jeruk Australia Masuk Padang

Salah seorang pedagang buah jeruk Australia di Pasar Raya Padang Nani (52 tahun) mengaku sebelumnya adalah pedagang buah apel, anggur, dan lengkeng impor. Tapi setelah pemberitaan adanya larangan menjual buah apel impor dengan merk tersebut, dagangan saya seperti anggur, apel tidak laku lagi dijual.

“Sebagian besar pembeli beranggapan bahwa semua buah impor ini tidak aman untuk dikonsumsi, bahkan saya sudah menerangkan bahwa tidak semua apel atau buah impor yang dilarang tapi hanya dua merk tertentu saja. Tapi pembeli sepertinya takut dan tidak percaya,” ungkapnya, Selasa (17/2).

Surutnya pendapatan tersebut membuat Nani dan suaminya beralih menjual buah lokal, seperti apel malang, salak pondoh, strawberry Alahan Pajang, dan satu jenis buah impor yakni jeruk Australia. Alasannya memilih untuk menjual jeruk Australia ini, karena ia optimis dapat laku keras.

“Harga jeruk Australia ini kan sejak apel dilarang harganya juga turun, makanya saya coba saja menjual. Alhamdulillah peminatnya lumayan banyak, karena harga di pasar jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga mall,” ujarnya. Silvi (23 tahun, salah seorang pembeli jeruk Australia mengaku sangat menyukai buah jeruk yang satu ini. Karena selain rasanya yang segar juga berkhasiat untuk menghilangkan bau mulut.

“Saya sangat menyukai buah jeruk yang bentuknya imut ini, karena manisnya asli dan segar saat dimakan. Selain itu, jeruk ini juga bisa menghiangkan bau mulut. Kalau saya makan jengkol atau petai, setelah itu saya makan jeruk ini lima buah setelah itu bau jengkolnya langsung hilang,” ujarnya. (h/mg-rin)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]