Jika si Kecil Kejang


Jumat, 20 Februari 2015 - 19:26:18 WIB
Jika si Kecil Kejang

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, disaran­kan agar orang tua sesegera mungkin memberi pertolo­ngan pertama begitu tahu si kecil mengalami kejang de­mam.

Baca Juga : Green Lifestyle, Kunci Menjaga Ketersediaan Pangan Usai Pandemi Covid-19

Setelah itu, jangan tunggu waktu lagi bawa segera si kecil ke dokter atau klinik terdekat. Jangan terpaku hanya pada lamanya kejang, entah cuma beberapa detik atau sekian menit. Dengan begitu, si kecil akan mendapat penanganan lebih lanjut yang tepat dari para ahli. Biasanya dokter juga akan memberikan obat penurun panas, sekaligus membekali obat untuk mengatasi kejang dan antikejang. Sebagai perto­longan pertama, tak usah mem­bawanya langsung ke rumah sakit lengkap yang letaknya relatif lebih jauh karena bisa-bisa si kecil mendapat risiko yang lebih berbahaya akibat lambat mendapat pertolongan pertama.

Selain itu, jika kejang de­mam tidak segera mendapat penanganan semestinya, si kecil pun terancam bakal ter­ke­­na retardasi mental. Pasal­nya, kejang demam bisa menye­babkan rusaknya sel-sel otak anak. Jadi, kalau kejang itu berlangsung dalam jangka wak­tu yang lama, maka kemung­kinan sel-sel yang rusak online pharmacy without prescription pun akan semakin banyak. Bukan tidak mungkin tingkat kecerdasan anak akan menu­run drastis dan tidak bisa lagi berkembang secara optimal.

Baca Juga : Hadirkan Belanja Sehat dan Aman, IKEA Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Bahkan beberapa kasus kejang demam bisa menye­babkan epilepsi pada anak. Yang tak kalah penting, begitu anaknya terkena kejang de­mam, orang tua pun mesti ekstra hati-hati. Soalnya, dalam setahun pertama setelah keja­dian, kejang serupa atau malah yang lebih hebat berpeluang terulang kembali.

Untuk mengantisipasinya, sediakanlah obat penurun pa­nas dan obat antikejang yang telah diresep-kan dokter anak. Meski begitu, orang tua jangan kelewat khawatir. Karena de­ngan penanganan yang tepat dan segera, kejang demam yang berlangsung beberapa saat umumnya tak menimbulkan gangguan fungsi otak.

Baca Juga : Dua Hal Dalam Islam yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Berhubungan Suami-Istri

Ciri-Ciri Kejang

Tentu saja dalam hal ini orang tua harus bisa membaca ciri-ciri seorang anak yang terkena kejang demam. Di antaranya:

Baca Juga : Suka Minum Kopi Setiap Hari? Ini 5 Efek yang Terjadi pada Tubuh

kedua kaki dan tangan kaku disertai gerakan-gerakan kejut yang kuat dan kejang-kejang selama 5 menit . bola mata berbalik ke atas

> gigi terkatup

> muntah

> tak jarang si anak ber­henti napas sejenak.

n pada beberapa kasus tidak bisa mengontrol pengeluaran buang air besar/kecil pada kasus berat, si kecil kerap tak sadarkan diri. Ada­pun inten­sitas waktu kejang juga sangat bervariasi, dari beberapa detik sampai puluhan menit.  (h/dkt)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]