Puji Program Kesehatan Padang Pariaman


Jumat, 20 Februari 2015 - 19:34:55 WIB
Puji Program Kesehatan Padang Pariaman

“Saya sangat menghargai dan memberikan apresiasi pada Bupati Ali Mukhni yang telah melakukan program laya­nan kesehatan jemput bola,” katanya.

Baca Juga : Tebar Amal Jariah di Kawasan Pelosok, Audy Joinaldy Apresiasi Konco Arek Sahati

Menurut Menkes, tenaga medis tidak boleh menunggu orang sakit tapi harus mampu memberikan layanan menjaga orang tetap sehat. Untuk men­ja­ga masyarakat tetap sehat itu, dimulai dari layanan pos yan­du. “Kalau pemberian imuni­sasi telah dimulai dari anak balita secara teratur maka penjagaan dan pencegahan telah kita lakukan,” jelasnya.

Untuk menjaga dan mence­gah masyarakat jangan sampai sakit, juga dapat dilakukan dengan tetap menjaga pola makan sehat. Untuk itu Men­kes menyarankan pada petugas medis, agar tetap memsosia­lisasi pola makan dan hidup sehat pada warga. “Merobah pola hidup sehat masyarakat itu merupakan  pekerjaan yangh berat, untuk itu petugas jangan sampai bosan untuk program tersebut,” ajaknya.

Baca Juga : Ahli Epidemiologi: Kesuksesan Vaksinasi Tahap Pertama Jadi Tolak Ukur Pelaksaan Selanjutnya

Pada kesempatan itu bupati juga menyampaikan program Padang Pariaman Sehat (PPS). Menurut Bupati, disamping memberikan layanan di pos­yandu secara rutin, Padang Pariaman juga membuat tero­bosan baru, yakni program layanan kesehatan “Jemput Bola”. Program ini telah berja­lan sejak Juli 2014 lalu. “De­ngan layanan kesehatan terpa­du dan pemberian imunisasi rutin, Padang Pariaman tidak tertular oleh difteri,” kata Bupati.

Menurut Bupati, PPS ada­lah paradikma baru dalam layanan kesehatan, dimana selama ini bidan desa dan petugas kesehatan hanya me­nunggu masyarakat di puskes­mas. Dengan PPS layanan itu dirobah yakni, dengan men­jemput bola mengunjungi ru­mah warga setiap harinya, dengan tujuan menanyakan apa­kah ada keluarga yang bermasalah kesehatanya, jika ada langsung diobati, apabila perlu dirujuk ke RSUD. “Selu­ruh biayanya ditanggung oleh pemerintah,” terang Bupati.

Baca Juga : 28 Formasi CPNS Sumbar Masih Kosong, Dokter Spesialis Terbanyak

Disamping itu PPS aku Bupati, merupakan inovasi kesehatan yang melibatkan seluruh stakeholders, sehingga masyarakat miskin yang ber­obat bisa dikeroyok bersama. “Sehingga bukan saja biaya berobat gratis yang dilakukan, tapi biaya bagi keluarga me­nunggu juga difasilitasi,” ung­kap bupati. (h/ded)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]