Setiap Tahun, BNN Rehabilitasi 20 Ribu Peyalahguna Narkoba


Jumat, 20 Februari 2015 - 20:25:01 WIB
Setiap Tahun, BNN Rehabilitasi 20 Ribu Peyalahguna Narkoba

Ida Utara mengatakan, terakhir masuk rehabilitasi adalah yang kedapatan barang bukti sebanyak 800 kilo sabu, yang kemudian ditemukan lagi pelaku yang membawa 77 kilo sabu. Ida Utari tidak menyebut orang yang dimak­sud tersebut.

“Belum lagi tangkapan yang barang buktinya men­capai kilo-kiloan. Untuk siapa itu. Berarti ada demand. Sela­ma ini, demand ini kita tidak me­nyen­tuhnya, karena belum banyak yang tahu. Mereka ada­lah orang yang sakit, yang memerlukan ban­tuan kita. Kalau orang meng­gunakan sabu itu merasa ti­dak merasa sakit. Tetapi pada da­sarnya dia adalah sakit, karena yang diserang adalah otaknya,” jelas Ida Utari.

Ida Utari juga menga­takan, Presiden Jokowi sudah mencanangkan rehabilitasi 100 ribu penyalahguna nar­koba pada tahun 2015 ini dan Sumbar menurutnya juga sudah mencanangkan reha­bilitasi 100 ribu penyalahguna narkoba. Khusus di Sumbar menurut Ida Utari, penya­lahguna narkoba ditargetkan rawat jalan dan rawat inap dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat.

“Proses penyembuhan sa­at rehabilitasi itu tergantung ketergantungannya. Pada saat dia hanya coba-coba pakai, itu cuma cukup rawat jalan. Tapi kalau sudah ketergan­tungan berat atau  sedang, itu rawat inap. Kalau menggu­nakan vitamin, proses reha­bilitasinya bisa membu­tuh­kan waktu sekitar tiga hingga enam bulan,” jelas Ida Utari.

Ida Utari melanjutkan, pada saat penyalahguna nar­koba sudah dikatakan cukup pulih setelah direhabilitasi, yang harus menjadi perhatian bersama adalah pada saat mereka kembali ke komu­nitasnya, karena kecende­rungan mantan pengguna narkoba itu kembali ke kebia­saan awalnya ketika berbaur kembali dengan teman-teman atau komunitasnya.

“Kepada seluruh lapisan masyarakat kami sampaikan, siapapun yang ingin sembuh dari narkoba, silahkan datang ke seluruh rumah sakit, ke seluruh Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWR), ke selu­ruh Badan Narkotika Kota (BNK), Badan Narkotika Pro­vinsi (BNP), dan bisa juga ke Rumah Sakit Bhayan­g­kara. Silahkan datang, tidak akan ditangkap, tidak akan dipi­dana, nanti akan direha­bili­tasi,” pungkas Ida Utari. (h/wan)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]