APPSI Pertanyakan Distribusi Beras Bulog


Ahad, 22 Februari 2015 - 18:53:30 WIB

Ngadiran memper­tanya­kan stok beras yang ada di Bulog disalurkan kemana. Sebab, asoasiasi pedagang pasar merasa tidak dilibatkan. Dia memperkirakan beras-beras disalurkan kepada peda­gang besar yang memiliki gudang-gudang besar.

“Dilepasnya kemana? Ka­lau kita di pedagang tradisio­nal tidak diminta bantu supaya harga stabil. Dia (Bulog) mung­kin minta bantu ke pedagang basar,” ujarnya.

Alhasil, kenaikan harga beras dinilai luar biasa, bukan hanya 5-10 persen melainkan mencapai 20-30 persen kalau dibandingkan awal Januari. Dia mengeluhkan kondisi ter­se­but menyulitkan para pe­dagang. Sebab, jika harga beli tinggi otomatis pedagang juga menjual dengan harga yang tinggi.  Di satu sisi, peme­rintah dinilai punya stok tinggi, namun asosiasi pedagang tidak dilibatkan.

Jika tidak melibatkan aso­siasi pedagang, lanjutnya, dia mempertanyakan kesang­gu­pan pemerintah menjalankan operasi pasar dilakukan di 267 kelurahan di Jakarta. Jika melibatkan asosiasi, menu­rutnya akan lebih mudah dan bisa dikontrol oleh Kemen­terian Perdagangan maupun Bulog. (h/rol)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]