Dharmasraya Akan Miliki Industri Pengolahan Susu


Senin, 23 Februari 2015 - 18:33:19 WIB
Dharmasraya Akan Miliki Industri Pengolahan Susu

Kepala Disnakkan melalui Kepala Bidang Bina Usaha Disnakkan, Dodi Sandra, me­ngatakan,  bahwa dengan pe­ngem­bangan produk olahan susu kambing, diharapkan dapat membantu mening­kat­kan konsumsi susu di Kabu­paten Dharmasraya.

Baca Juga : Positif Covid-19 di Sumbar Mencapai 26.610 Kasus

“Setelah membangun sek­tor pembibitan peranakan kambing PE, untuk kedepan­nya kami juga berencana mem­­bangun produk pengo­lahan susu Kambing Etawa ini,” ungkap Dodi.

Ia mengatakan, kambing PE tidak hanya jenis kambing pedaging, melainkan meru­pakan jenis kambing yang mam­pu memproduksi susu, sehingga kedepannya ia juga berkeinginan akan ada industri pengolahan susu berbasis susu kambing PE.

Baca Juga : Angka Kesembuhan Covid-19 di Sumbar Mencapai 92,09 %

Pada tahun 2013, kata Dodi, Disnakkan Kabupaten Dharmasraya telah melakukan peranakan kambing etawa sebanyak 23 ekor dan telah menghasilkan anak 11 ekor, dalam jumlah induk 18 ekor dengan pejantan 5 ekor dengan lokasi di Jalan Pulau Sawah, Muaromau, Kecamatan Pulau Punjung.

Kemudian tahun 2014, telah dilakukan pembangunan sarana pengembangan lebih lanjut untuk kambing PE, dengan pembangunan pem­bibitan beranekaragam, seperti pembibitan sapi bali.

Baca Juga : Ketua DW IV Jurai Kabupaten Pessel Terima Penghargaan Sebagai Penggita Literasi

Kedepan diharapkan pem­bibitan-pembibitan yang di­buat melalui bidang peterna­kan akan menghasilkan bibit yang unggul.

Ia menambahkan, untuk pembibitan sapi, nantinya bakal dijadikan sebagai contoh untuk pengembangan peter­nakan sapi di Kabupaten Dhar­masraya, dan dapat mewujud­kan Dharmasraya sebagai sen­tra pembibitan sapi, khususnya Sapi Bali. “Pembibitan itu dimulai pada anggaran 2013 hingga tahun ini. Direncanakan bakal berlanjut hingga tahun 2015 ini,” imbuhnya.

Baca Juga : Bupati Pessel Minta Masyarakat Gunakan Produk Lokal Karya UMKM

Menurutnya, pembibitan yang dikelola langsung oleh Disnakan tersebut bertujuan untuk memenuhi ketersedian, kebutuhan bibit unggul Stan­dar Nasional Indonesia (SNI) bagi masyarakat peternak. Kelayakan bibit tersebut dapat dipertanggung jawabkan.

Sementara pada tahun 2014 ini pihak Disnakan terus melengkapi dan pengem­ba­ngan sarana prasarana pembi­bitan tersebut, salah satunya dengan pembibitan Sapi Bali. (h/mdi)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 28 Januari 2021 - 08:50:25 WIB

    Positif Covid-19 di Sumbar Mencapai 26.610 Kasus

    Positif Covid-19 di Sumbar Mencapai 26.610 Kasus Berdasarkan data yang dirilis Pemprov Sumbar pada Rabu (27/1/2021) terdapat 103 orang pasien terkonfirmasi positif. Sehingga total pasien yang terinfeksi mencapai 26.610 orang..
  • Kamis, 28 Januari 2021 - 08:47:11 WIB

    Angka Kesembuhan Covid-19 di Sumbar Mencapai 92,09 %

    Angka Kesembuhan Covid-19 di Sumbar Mencapai 92,09 % Berdasarkan data yang dirilis Pemprov Sumbar pada Rabu (27/1/2021) terjadi penambahan pasien yang terkonfirmasi sembuh. Penambahan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 148 orang..
  • Kamis, 28 Januari 2021 - 08:41:07 WIB

    Ketua DW IV Jurai Kabupaten Pessel Terima Penghargaan Sebagai Penggita Literasi

    Ketua DW IV Jurai Kabupaten Pessel Terima Penghargaan Sebagai Penggita Literasi Marhamah Betriadi menerima penghargaan sebagai Ketua Darmawanita IV Jurai Kabupaten Pessel sebagai Penggiat Literasi, dari Kepala Kantor Kementerian Agama. Berawal dari hobi membaca dan belajar menulis, serta ketertarikan den.
  • Kamis, 28 Januari 2021 - 08:39:59 WIB

    Bupati Pessel Minta Masyarakat Gunakan Produk Lokal Karya UMKM

    Bupati Pessel Minta Masyarakat Gunakan Produk Lokal Karya UMKM Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni meminta masyarakat untuk menggunakan produk lokal karya UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) sendiri. Karena dengan menggunakan produk lokal dalam keseharian akan turut mendukung pertumbuha.
  • Rabu, 27 Januari 2021 - 23:57:59 WIB

    Dirjen PPKL KLHK Tawarkan Empat Pendekatan Atasi Banjir Kalsel

    Dirjen PPKL KLHK Tawarkan Empat Pendekatan Atasi Banjir Kalsel Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), M.R. Karliansyah menawarkan empat pendekatan penanganan dan upaya pemulihan lingkungan di Kalimantan Selatan ke.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]