MA Tolak Kasasi Akil Mochtar


Senin, 23 Februari 2015 - 18:49:06 WIB

“Sebagai pengawal utama konstitusi yang merupakan ‘fundamental dan higher law’ sistem perundang-undangan kita, Akil Mokhtar seharusnya meng­haramkan setiap usaha siapapun yang ingin menodai asas-asas demokrasi yang ter­kandung dalam UUD seba­gaimana termaktup dalam pembukaan konstitusi RI yang merupakan ‘filoso­fische grons­lag’ bangsa,” katanya.

Di tingkat pertama, Akil Mochtar divonis seumur hidup dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pe­nerimaan hadiah terkait pengurusan 10 sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) di MK dan tindak pidana pencucian uang.  Hakim menyatakan, Akil ter­bukti menerima suap terkait empat dari lima sengketa pil­kada dalam dakwaan kesatu, yaitu Pilkada Ka­bupaten Gu­nung Mas Rp3 miliar, Ka­limantan Tengah Rp3 miliar, Pilka­da Lebak di Banten Rp1 miliar, Pilkada Empat Lawang Rp10 miliar dan 500.000 dol­lar AS, dan Pilkada Kota Palembang sekitar Rp3 miliar.

Vonis Atut 7 Tahun Penjara

Sedangkan mantan Gu­bernur Ban­ten, Atut Chosiyah, Mahkamah Agung (MA) mem­­perberat hu­kumannnya, dari 4 tahun menjadi 7 tahun penjara.

Anggota majelis hakim ka­sasi Kris­na Harahap di Jakarta, Senin (23/2), mem­benarkan permohonan kasasi Ratu Atut ditolak dan hu­kumannya ditam­­bah tiga tahun penjara. Demi­kian juga dengan mantan ang­gota DPR, Susi Tur An­dayani, hu­kumannya sama dengan Ratu Atut Chosiyah, yakni tujuh tahun penjara. (h/kcm)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]