13 Kelurahan Langganan Banjir


Selasa, 24 Februari 2015 - 19:33:49 WIB
13 Kelurahan  Langganan Banjir

Ke-13 kelurahan tersebut, adalah Lampasi Tigo Nagori (Latina), tepatnya di kelurahan Parik Muko Aia, Padang Si­kabu,Sungai Durian dan Pa­ram­bahan. Kecamatan Paya­kumbuh Barat, di keluarahan Talang, Seberang Betung dan Padang Data, kemudian di kecamatan Payakumbuh Ut­ara, berlokasi di kelurahan Napar, Padang Kaduduak, Tambago, Payonibuang, Nan Kodok dan Payolinyam.

Baca Juga : Ngeri! Pria Ini Lakukan Aksi Bakar Diri

Penyebab banjir berawal dari pembangunan bendungan batang Pulau di Kawasan Api-Api Taratak. Secara teknis dinilai lantai bendungan ter­lalu tinggi. Penimbunan areal sawah dan saluran pem­buang­an pada kiri kanan jalan Tan Malaka, dan jalan simpang parik menuju SMPN 7.

Kemudian juga sempitnya kaki jembatan batang Pulau, karena jembatan zaman Be­landa berbentuk lingkaran diameter 5 meer. Mening­katnya debit sum­ber air dari hulu karena telah banyak drai­nase permanen, ha­laman di cor, se­hingga re­sapan air tanah jadi berkurang.

Baca Juga : Sudah 49 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Oleh Tim DVI

“Kami me­lihat juga ter­jadi­nya ke­te­koran pem­bu­ang­­an batang pulau ka­rena adanya pe­n­­yempitan jem­batan dan ben­du­ngan sumber air 15 an pembuang ha­nya 5, tekor 10, itulah yang didga sebagai pen­yebab ter­jadi­nya banjir, “jelas Syafrizal yang dua periode anggota DPRD.

Karena itu, lanjutnya, ban­jir yang selalu menjadi lang­ganan warga itu, diperkirakan sekali banjir masyarakat me­rugi berupa padi, sayuran dan palawija yang gagal panen, benih membusuk, ikan dalam kolam hanyut, ternak ayam broiler mati, jaringan irigasi, jalan raya, dan drainase rusak.

Baca Juga : Baru Sepekan, Gunung Merapi Semburkan 19 Kali Awan Panas

Kerugian yang dialami masyarakat bukan itu saja, rumah, halaman, dapur dan pekarangan penduduk te­ren­dam, warung, kedai, bengkel, terendam air. Bahkan masjid, TPA, Kantor KUA, Kantor Lurah, SD, TK, PAUD juga terendam air. Kendaraan roda dua dan roda empat mogok dan rusak.

Langkah-langkah yang te­lah dilakukan pemerintah ya­kni memperbaiki bendungan batang pulau, tapi belum ber­hasil maksimal. Mendam te­bing batang pulau dan me­normalisasi batang pulau. Jika persoalan ini lambat disikapi pemerintah, tentunya warga cemas terhadap bencana be­rikut­nya. (h/zkf)

Baca Juga : Mayat Angga Korban SJ-182 Teridentifikasi, Pihak Keluarga Menunggu Kepulangan Jenazah ke Padang

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]