Bayi Berumur Satu Hari Ditemukan Tewas


Selasa, 24 Februari 2015 - 19:34:30 WIB
Bayi Berumur Satu Hari Ditemukan Tewas

Akibat penemuan tersebut, sontak Rina yang merupakan warga Lubuk Lintah terkejut bukan kepalang, ketika melihat sesosok bayi seperti boneka mengapung. Sebelumnya dia tidak percaya dan curiga, sehingga menghampiri untuk me­mastikannya.

Baca Juga : Tahun 2020, Capaian PAD Perumda AM Kota Padang Melebihi Target

“Seperti tidak percaya kalau yang terapung itu adalah bayi, karena seperti boneka saja. Kasihan sekali bayi itu, karena tidak berdosa bisa bernasip malang. Kemudian saya berteriak, agar warga sekitar mengetahui atas temuan bayi itu,” terang Mahaisiwi ini. Setelah warga sekitar mengerumuni lokasi kejadian, mayat bayi tersebut segera di angkat ke atas jalan dan pada saat itulah diketahui jenis kelaminnya adalah laki-laki.

Saksi lainnya, Silvianti (21) warga Koto Tangah juga menuturkan hal yang sama, bahwa ia berada di lokasi tersebut saat bayi malang itu ditemukan. Secepat kilat, warga sekitar berkumpul me­nyaksikan kejadian tragis tersebut.

Baca Juga : Perumda AM Kota Padang Umumkan Pemenang Lomba Karya Tulis Artikel HUT ke-46 Tahun

Setelah pihak Polsek Padang Barat datang ke lokasi kejadian, barulah mayat bayi laki-laki tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar. “Setelah menerima laporan dari warga, saya bersama anggota lainnya langsung datang ke TKP. Diperkirakan bayi tersebut berumur satu hari dan jazadnya sudah kita bawa ke rumah sakit untuk keperluan otopsi,” kata Kapolsek Padang Barat Kompol Sumintak pada Haluan, kemarin (24/2).

Dikatakan Sumintak, dugaan sementara mayat bayi tersebut dibuang oleh orangtua yang tidak bertanggungjawab. Untuk itu, jajaran Polsek Padang Barat masih melakukan penyelidikan untuk kasus ini. “Saksi-saksi sudah kita minta keterangan dengan jelas kronologisnya. Untuk itu, sementara kasus ini akan segera kita proses untuk penyelidikan lebih lanjut. Dugaan kami, bayi tersebut dibuang akibat hubungan gelap,” papar Kapolsek. (h/mg-win)

Baca Juga : Ada 52 Kasus Pernikahan di Bawah Umur di Kota Padang Tahun 2020, Penyebab Utama 'Hamil Duluan'

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]