Bimtek Dewan Habiskan Dana APBD Rp132 Juta Lebih


Selasa, 24 Februari 2015 - 19:36:31 WIB
Bimtek Dewan Habiskan Dana APBD Rp132 Juta Lebih

Namun anggaran untuk empat pimpinan dan anggota biasa berbeda, terutama dari uang hariannya. Sementara itu, untuk narasumbernya ia tidak tahu. Yang pasti, menurutnya, narasumbernya berasal dari Universitas Taman Siswa ter­masuk honor narasumber.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Haluan, ang­gota dewan yang akan ikut SDM hanya 44 orang. Se­dang­kan anggota dewan, Iswanto Kwara dari Fraksi PDIP, izin tidak ikut karena masih me­rayakan Imlek.

“Saya sudah minta izin kepada pimpinan DPRD dan Se­kretariat DPRD, bahwa ti­dak bisa ikut pelatihan SDM,” ujarnya. Karena, ia tidak ikut pelatihan SDM, maka tidak bisa menerima dana sebesar Rp3 juta itu.

Menurut Ketua DPRD Ko­ta Padang, Erisman sesuai larangan Mendagri, Bimtek SDM tidak boleh dilak­sa­na­kan di luar Sumbar. Ternyata, penye­lenggara dalam hal ini bekerja sama dengan Tamsis, memilih Bukittingi dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya harus gedung pe­merintah.

Menurutnya, pelaksanaan Bimtek SDM ini bertujuan untuk meningkatkan SDM yang ada di DPRD Kota Pa­dang. Karena itu, Bimtek akan dilaksanakan dengan metode yang tepat dan memilih nar­asumber sesuai kompetensi.

Intinya, materi yang akan diterima dewan untuk me­ning­katkan pengetahuan de­wan, agar bekerja mak­simal sesuai tupoksi masing-ma­sing, serta me­ngop­ti­malkan peran dan fungsi terkait p­e­ngawasan dan pe­nganggaran.

Menurutnya, terdapat ke­terlambatan pelaksanaan Bim­tek setelah sejumlah agenda dilaksanakan dewan. Baik perihal kebijakan, maupun pengesahan sejumlah ran­ca­ngan peraturan daerah (Ranperda) menjadi perda.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Pa­dang, Maidestal Hari Mahesa mengatakan, Bimtek SDM ini sangat perlu dan harus diulang-ulang. Sebab, untuk pem­ba­hasan APBD saja masih ada anggota dewan yang belum paham. Seperti, masih ada dewan yang tidak mengerti soal DAU, DAK.

“Diharapkan setiap Bim­tek ini, materinya berbeda sesuai kebutuhan anggota de­wan. Namun, sayangnya se­lama ini Sekwan lamban menyikapi kebutuhan dewan, khususnya materi apa yang pantas diberikan kepada de­wan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga me­nya­yangkan karena ke­lambanan dan ketidaktransparanan Sek­wan, sehingga sering terjadi ketidakharmonisan antara Pemko dan DPRD.  (h/ade)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]