Terpidana Mati “Bali Nine” Belum Dipindah ke Nusakambangan


Selasa, 24 Februari 2015 - 19:39:44 WIB

Menurut dia, Lapas Den­pasar hanya sifatnya menung­gu perintah dan sampai saat ini belum ada kepastian rencana pemindahan kedua terpidana asal negeri Kangguru tersebut.

Sejak penolakan memori Peninjauan Kembali (PK) kedua terpidana tersebut, se­jum­lah keluarga mereka se­cara rutin melakukan besuk ke lapas terbesar di Pulau Dewata tersebut.

Kedua keluarga terpidana mati melakukan kunjungan secara rutin dua kali dalam sehari.

Kelompok “Bali Nine” terdiri atas sembilan warga negara Australia yang ditang­kap pada 17 April 2005 di Bali karena berupaya menye­lun­dupkan heroin seberat 8,2 kilogram dari Australia.

Pengadilan Negeri Den­pasar memvonis Lawrence, Czugaj, Stephens, dan Rush dengan hukuman seumur hi­dup, sedangkan Myuran Suku­ma­ran dan Andrew Chan di­hukum mati.

Dikunjungi Komnas HAM

Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, mengu­n­­jungi dua terpidana mati “Bali Nine”, Myuran Suku­ma­ran dan Andrew Chan. Setelah bertemu, dia menilai, kedua­nya telah menjadi mentor yang baik selama di dalam lapas.

“Saya bertemu dengan An­drew dan Myuran dan saya sampaikan simpati saya kepa­danya. Ada doa terbaik (untuk mereka). Saya berkesimpulan bahwa mereka telah menjadi mentor yang baik, dan mem­berikan sumbangsih yang cu­kup besar, terutama bagi rakyat kita,” kata Natalius, Selasa (24/2).

Natalius juga menyam­pai­kan, bahwa keduanya telah menghasilkan seribuan karya sejak tahun 2008, berupa luki­san dan karya dari sejumlah pelatihan yang berkaitan dengn kemahirannya, seperti melukis, memasak dan menjadi pem­bimbing gereja dalam lapas.

Kehadiran Komisioner Ko­m­nas HAM ini diharapkan bisa memberikan pertim­ba­ngan baru kepada Presiden Joko Widodo untuk membe­rikan pengampunan bagi ke­dua­nya sehingga terbebas dari hukuman mati. Ketika ditanya apakah ada pesan khusus dari mereka, Natalius menjawab singkat. “Itu rahasia,” ujarnya. (h/kcm)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 10 September 2016 - 02:54:50 WIB

    KPU Tolak Terpidana Ikut Pilkada

    KPU Tolak Terpidana Ikut Pilkada JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) menolak dengan tegas usul diperbolehkannya terpidana yang sedang menjalani hukuman percobaan untuk men­daf­tar pada pilkada serentak 2017. Penolakan itu senada dengan isi draf.
  • Senin, 27 April 2015 - 19:52:23 WIB

    Hasil Survei, Rakyat Dukung Eksekusi Mati Terpidana Narkoba

    LIANG KUBUR SUDAH DIGALI

    JAKARTA, HALUAN — Persiapan eksekusi mati gelombang kedua,  sudah seratus persen. Kesiapan itu termasuk liang kubur yang sudah digali.  Dalam hitungan .

  • Selasa, 10 Maret 2015 - 19:32:32 WIB

    Warga Cilacap Siap Terima Ginjal Terpidana Raheem

    CILACAP, HALUAN — Seo­rang warga Desa Welahan Wetan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sona Suratman (36), siap menerima ginjal yang akan didonorkan terpidana mati warga negara Nigeria Raheem Agbaje Salam.

  • Ahad, 22 Februari 2015 - 19:02:20 WIB

    Tiga Pesawat Sukhoi Siap Amankan Dua Terpidana Mati

    TUBAN,  HALUAN — Ek­sekusi mati dua warga Aus­tralia hanya menunggu hari. Kedua terpidana mati itu ada­lah kelompok “Bali Nine’ Myuran Sukumaran dan An­drew Chan. Tiga pesawat Suk­hoi SU-30MKI .

  • Kamis, 15 Januari 2015 - 19:00:57 WIB

    Minggu, 6 Terpidana Narkoba Akan Dieksekusi

    JAKSA AGUNG HM PRASETYO:

    JAKARTA, HALUAN - Kejaksaan memastikan akan mengeksekusi enam terpidana mati kasus narkotika. Eksekusi akan dilakukan pada Minggu (18/1), di dua tempat, yakni di Nusakamban.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM