Angdes Blokir Kantor Balaikota Pariaman


Rabu, 25 Februari 2015 - 19:37:39 WIB
Angdes Blokir Kantor Balaikota Pariaman

Terkait peristiwa pemblokiran ini saat dimintai keterangan pada Ramadhan Bakar, Kabid Perhubungan Darat Kabupaten Pariaman, ia mengatakan tidak bisa berbicara banyak masalah tersebut, karena secara administrasi dan hukum merupakan wilayah dan kewenangan Pemko Pariaman. “Secara sosialisasi dan himbauan sudah kita sampaikan pada para sopir semenjak aksi mogok dihari pertama. Kita tidak bisa mencampuri urusan rumah tangga kota terkait perhubungan dan angkutan yang ada di dalam zona kota, namun mereka malah melanjutkan aksinya kembali hingga hari ini,” ujar Ramadhan. Pada pukul sebelas siang, Kadishub Kota melakukan dialog dengan Dishub Kabupaten, pihak kopolisian, Satpol PP ketua Organda dan Kopar, namun tidak melibatkan ketua Angdes bagian utara sekaligus koordinator aksi demo. Meskipun Rinaldi sempat diajak oleh Ketua Organda Jhon Melsy untuk masuk ke dalam ruang pertemuan Balaikota, namun Agus Riataman Kadishub Kota menolak melakukan mediasi dengan nya.

Baca Juga : Angka Kematian Karena Covid-19 di Sumbar Mencapai 2,22 %

Setelah melakukan pertemuan, Kadishub Kota menjawab pertanyaan wartawan, pihak perhubungan kota tetap pada aturan semula, seusai dengan Keputusan Wako No.29 tahun 2011 dan Perda No.2 tahun 2012.

“Secara tegas sudah kita nyatakan dari kemarin kita tetap pada pendirian semula, bahwasanya Angdes harus masuk keterminal jati melewati jalur yang telah ditetapkan kemarin. Dan jika aturan tidak di indahkan juga maka dengan tegas akan diambil tindakan hukum,” beber Agus.

Baca Juga : Angka Kesembuham Covid-19 di Sumbar Mencapai 91,89 %

Pada waktu bersamaan , ia juga meminta Dishub Kabupataen untuk memindahkan deretan Angdes kedepan kantor nya yang di Gelombang, dengan dispensasi waktu sampai jam dua siang. Pernyataan dan tindakan dari Kadishub Kota tersebut membuat suasana menjadi panas. Maka pada pukul satu siang masa menumpuk lebih banyak kendaraan sekitar dua lapis di ketiga pintu masuk dan keluar yang ada di Balaikota.

Meskipun demikian pada pakul dua siang Kabag Ops Polresta Pariaman, sempat meminta beberapa kali para sopir memindahkan kendaraan nya, namun tetap tidak dihiraukan masa. Hingga pada pukul tiga sore Satpol PP akhirnya menggeser paksa kendaraan yang berada di depan pintu Balai Kota, namun karena situasi yang belum terkendali, para sopir mencegatnya hingga hampir menimbulkan adu jotos antara sopir dengan petugas penegak perda tersebut, tapi berhasil ditenangkan oleh aparat yang ada di lokasi kejadian. Dan sekitar pukul empat sore, Gandung D Wardoyo Kapolresta Pariaman, mendatangi lokasi untuk menenangkan masa yang tetap ngotot di lokasi demo, dengan tujuan untuk memediasi kedua belah pihak. Dari pihak pemko sendiri langsung dipimpin oleh Mukhlis R. Selaku Walikota sedangkan dari perwakilan Angdes bagian Utara tampil Ketua sekaligus Koordinator aksi Rianaldi.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 34 Orang

Pada pukul lima sore, hasil mediasi bisa dicapai satu kesepakatan di kedua belah pihak bahwa Keputusan Wako dan Perda tersebut di atas akan ditinjau kemabali, untuk menghasilkan win-win solution. Setelah pernyataan hasil pertemuan tersebut di sampaikan oleh Kapolresta Pariaman, Walikota Pariaman dan Ketua Angdes arah Utara di depan para sopir angdes yang sedang demo, baru sekitar setengah enam sore mereka membubrkan diri.(h/mg-man)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]