Songket Silungkang Warisan Budaya Nusantara


Kamis, 26 Februari 2015 - 19:06:46 WIB
Songket Silungkang Warisan Budaya Nusantara

Menteri Perdagangan Re­publik Indonesia, Rahmad Gobel ketika meyambangi space Songket Sawahlunto menyebutkan, pemerintah sa­ngat mendukung serta menga­presiasi apa yang telah di­lakukan kota Sawahlunto da­lam memotori pengembangan songket Silungkang.

“Kami sangat menga­pre­siasi usaha Pemerintah Sa­wahlunto dalam menjadikan tenun song­ket Silungkang se­bagai warisan dunia tak ben­da,” ujar Rahmad Gobel, di dalam stand Sa­wah­lunto, Kamis (26/2).

Menteri berperawakan be­sar itu sendiri mengakui, so­ng­ket Silungkang salah satu wa­risan budaya nusantara, yang patut untuk dilestarikan dan dikembangkan turun temurun hingga ke anak cucu.

Munculnya stand tenun songket Sawahlunto di ajang IFW 2015 itu, diberikan se­cara gratis pihak K­ementerian Perdagangan. Stand gratis tersebut, bagian dari apresiasi terhadap usaha pemerintah daerah.

“Kami dukung Songket Silungkang Sawahlunto se­bagai budaya warisan nu­san­tara Indonesia. Semoga dapat berimprovisasi dan terus me­ngi­kuti tren fashion,” ungkap Rahmad Gobel.

Dalam era persaingan saat ini, Gobel mengatakan, butuh kreasi dan inovasi dalam me­ma­dukan tenun songket Si­lung­kang dengan berbagai mode serta kegunaan. Jika itu terwujud, dipastikan akan menjadi produk lokal yang berdaya saing.

Senada dengan itu, Dirjen Industri kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian RI, Euis Dahlia mengatakan, lang­kah Sawahlunto mengem­balikan kejayaan Songket Si­lung­kang menjadi perhatian serius dari kementrian perdagangan.

“Karena, mengembalikan kejayaan songket, dinilai akan sanggup mengangkat budaya

Indonesia serta menjadi primadona ekonomi masya­rakat Kota Sawahlunto sen­diri,” tambahnya.

Kementerian, lanjut Euis Dahlia, akan mensupport se­penuh­nya Sawahlunto, melalui ivent ini diharapkan, dapat memperkenalkan tenunan songket Silungkang kepada seluruh masyarakat Indonesia dan dunia international.

Sehingga, melalui ke­raji­nan tenun songket Silungkang, akan mampu mendorong tum­buh dan kembangnya Usaha Kecil dan Menengah untuk meningkatkan perekonomian masyarakatnya.

Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pe­me­rintah terutama dari Men­teri Perdagangan dan Menteri Pe­rindustrian, yang telah me­m­berikan kesempatan tenun songket Silungkang tampil diajang Inonesia Fashion Week.

“Ini merupakan mo­men­tum mempromosikan produk unggulan, dan juga sebagai wahana inspirasi untuk men­cip­takan produk yang unggul dan berkualitas, dalam mem­persiapkan diri menghadapi kompetisi ekonomi yang se­makin ketat,” imbuhnya.

Selain itu, terang Bapak beranak tiga itu, sejarah telah mencatat, pada tahun 1910 para pedagang tenun songket asal Silungkang Pernah di­un­dang oleh Negara Belgia da­lam pekan budaya di Brussel untuk memamerkan kain te­nunan songket Silungkang.

Sejarah ini pula yang me­ngins­pirasi pemerintah kota untuk kembali menduniakan produk songket Silungkang. Bentuk kepercayaan dan du­kungan dari pemerintah RI lainnya, bulan Agustus men­datang, Sawahlunto dipercaya sebagai tuan rumah festival songket internasional, dengan tajuk Sawahlunto Inter­natio­nal Songket Carnaval. (h/riki)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]